Sulteng Hari Ini
Labkesmas Sulteng Hadirkan Medisin, Sistem Digital Rekam Medis Terpadu
Seluruh proses pelayanan di Labkesmas secara digital, mulai dari pendaftaran hingga hasil pemeriksaan.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli
TRIBUNPALU.COM, PALU – UPT Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Sulawesi Tengah menghadirkan layanan kesehatan berbasis digital bernama Medisin.
Medisin merupakan sistem aplikasi rekam medis elektronik (RME) yang dirancang untuk membantu pengelolaan bisnis dan operasional di fasilitas kesehatan, mulai dari pendaftaran pasien hingga manajemen laporan keuangan.
Kepala UPT Labkesmas Sulteng dr Ryzqa mengatakan, sistem Medisin bertujuan meningkatkan efisiensi dan kualitas Pelayanan Kesehatan di daerah.
“Medisin ini adalah sistem informasi laboratorium. Kalau di istilah umumnya disebut Rekam Medis Elektronik (RME). Sekarang istilah itu juga digunakan dalam Permenkes Nomor 24,” kata dr Ryzqa ditemui TribunPalu.com di UPT Labkesmas Sulteng, Jl Undata, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Selasa (21/10/2025).
Baca juga: Pertama di Indonesia, Sulawesi Tengah Jadi Tuan Rumah Perdana Labkesmas Expo 2025
Ia menjelaskan, Permenkes tersebut menjadi dasar program Satu Sehat, yang mewajibkan seluruh fasilitas kesehatan mengirimkan datanya ke sistem nasional.
Menurut dr Ryzqa, setiap fasilitas kesehatan memiliki sistem informasi tersendiri seperti SIM Klinik, SIM Puskes, dan SIM RS, sedangkan di laboratorium disebut SIM Lab.
“Medisin ini mencakup semuanya, tapi yang kami terapkan di sini adalah Medisin Lab, khusus untuk laboratorium,” ujar dr Ryzqa.
Melalui sistem tersebut, seluruh proses pelayanan di Labkesmas secara digital, mulai dari pendaftaran hingga hasil pemeriksaan.
“Kami berupaya menjadi paperless, mengurangi penggunaan kertas. Hasil laboratorium dan invoice bisa langsung dikirim ke pasien melalui WhatsApp. Semuanya sudah berbasis online,” kata dr Ryzqa.
Ryzqa menambahkan, versi Medisin yang dikembangkan di Labkesmas Sulteng merupakan versi paling lengkap dibanding daerah lain.
“Nanti pasien bisa melihat estimasi waktu menunggu hasil pemeriksaan langsung di aplikasi, misalnya satu jam atau tiga jam. Semua tampil secara real time,” ucapnya.
Baca juga: PLN UP2D Suluttenggo Hadirkan Akademi Yantek SCADA, Inovasi untuk Layanan Lebih Andal
Selain itu, pihaknya sedang menyiapkan sistem pendaftaran online agar pasien dapat melakukan booking dari rumah, termasuk janji temu dengan dokter.
“Ke depan kami juga menambahkan display panggilan antrian seperti di bank. Pasien tinggal ambil tiket di anjungan mandiri, lalu dipanggil sesuai nomor. Semua prosesnya sudah terintegrasi,” tutur dr Ryzqa.
Ia menegaskan, hasil pemeriksaan laboratorium nantinya akan terhubung langsung ke platform Satu Sehat milik Kementerian Kesehatan RI.
| Sidang Praperadilan 9 Tersangka Asal Loli Oge Donggala Bergulir, Polisi Mangkir Lagi |
|
|---|
| Tuntut Klarifikasi Tempo, Kader Nasdem Sulteng Geruduk Kantor PWI di Kota Palu |
|
|---|
| Gubernur Anwar Hafid Kukuhkan FKPA, Dorong Peran Adat dalam Pembangunan Sulteng |
|
|---|
| Pemprov Sulteng Kucurkan Rp604,8 Miliar, Bangun 131 Km Jalan Lewat Skema MYC |
|
|---|
| TLI Gelar Pembekalan Magang Bagi 43 Peserta Kursus Bahasa Mandarin, Siap Bekerja Sebagai Translator |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Medisi-Labkesmas-Sulteng-2025.jpg)