Kamis, 7 Mei 2026

Sigi Hari Ini

Kepala Dinas Pariwisata Sigi Tegaskan Festival Ayam Bambu Jadi Agenda Tahunan

Festival ini memanfaatkan pendanaan dari Dinas Pariwisata Kabupaten Sigi serta dukungan sponsor yang tidak mengikat. 

Tayang:
TribunPalu.com/Andika Satria Bharata
FESTIVAL AYAM BAMBU - Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sigi, Jufrin, menjadi sosok sentral dalam pelaksanaan Festival Ayam Bambu berlangsung selama dua hari di Lapangan Sepak Bola Desa Bolapapu, Kecamatan Kulawi, Sulawesi Tengah, Sabtu (29/11/2025). 

Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Andika Satria Bharata 

TRIBUNPALU.COM, SIGI - Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sigi, Jufrin, menjadi sosok sentral dalam pelaksanaan Festival Ayam Bambu berlangsung selama dua hari di Lapangan Sepak Bola Desa Bolapapu, Kecamatan Kulawi, Sulawesi Tengah, Sabtu (29/11/2025).

Dengan penuh semangat dan optimisme, Jufrin hadir mengenakan baju batik hitam serta siga kuning khas Kaili, melambangkan energi positif dan komitmen kuat terhadap pengembangan pariwisata daerah.

Dalam sambutannya, Jufrin menyampaikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya festival yang mengangkat kuliner tradisional serta budaya masyarakat di empat wilayah: Kulawi, Kulawi Selatan, Lindu, dan Pipikoro. 

Baca juga: Kapolsek Ungkap Kronologi Pembakaran Wahana Setelah Remaja Tewas Tersengat Listrik di Desa Malino

Ia menegaskan bahwa Festival Ayam Bambu bukan hanya sekadar ajang kuliner, tetapi juga ruang untuk menghidupkan kembali nilai budaya lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Pelestarian tradisi dan pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal menjadi fokus pembangunan kepariwisataan di Kabupaten Sigi. Ini sejalan dengan visi misi Bupati Sigi yang mendorong pertanian berbasis pariwisata sebagai pendorong kesejahteraan masyarakat,” ujar Jufrin dengan penuh keyakinan.

Sebagai bentuk komitmen nyata, Jufrin kembali menegaskan bahwa Festival Ayam Bambu akan diagendakan sebagai kegiatan tahunan. 

Langkah ini, menurutnya, penting untuk memastikan keberlanjutan promosi kuliner dan budaya sekaligus memberi ruang bagi kreativitas masyarakat di wilayah pegunungan Sigi.

Rangkaian festival tahun ini turut menampilkan beragam pertunjukan budaya dan musik tradisional dari empat kecamatan.

Tarian adat, musik etnik, hingga atraksi khas Kulawi menjadi daya tarik utama yang mengundang antusiasme warga.

Baca juga: Bupati Sigi Apresiasi Festival Ayam Bambu, Dorong Pengembangan Kuliner dan Ekonomi Kreatif Lokal

Selain itu, lomba olahan ayam bambu menjadi ajang unjuk kreativitas para peserta dengan citarasa dan teknik memasak tradisional yang berbeda dari setiap wilayah.

Festival ini memanfaatkan pendanaan dari Dinas Pariwisata Kabupaten Sigi serta dukungan sponsor yang tidak mengikat. 

Di bawah koordinasi Jufrin, kegiatan ini diharapkan terus berkembang menjadi ikon tahunan yang memperkuat jatidiri Kabupaten Sigi sebagai daerah yang kaya budaya dan kuliner khas.(*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved