Selasa, 19 Mei 2026

Berani Pelita Hati

Program Berani Pelita Hati Langkah Kecil Menuju Sulteng Nambaso Gemilang

Inovasi dalam program itu adalah penggunaan stiker pink bertuliskan "Ayo Cegah Stunting" yang dipasang di rumah warga.

Tayang:
Penulis: Misna Jayanti | Editor: mahyuddin
Misna/TribunPalu/Misna Jayanti
BERANI PELITA HATI - Ketua Tim Penggerak PKK Sulteng, Sry Nirwanti Bahasoan, menegaskan Program Berani Pelita Hati adalah langkah awal menyiapkan generasi emas yang sehat, cerdas, dan produktif.  Program yang fokus pada pencegahan Stunting itu resmi diluncurkan Gubernur Sulteng Anwar Hafid di Desa Nupabomba, Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala, Sabtu (20/12/2025). 

Laporan Wartawan TribunPalu, Misna Jayanti

TRIBUNPALU.COM, DONGGALA - Ketua Tim Penggerak PKK Sulteng, Sry Nirwanti Bahasoan, menegaskan Program Berani Pelita Hati adalah langkah awal menyiapkan generasi emas yang sehat, cerdas, dan produktif. 

Program yang fokus pada pencegahan Stunting itu resmi diluncurkan Gubernur Sulteng Anwar Hafid di Desa Nupabomba, Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala, Sabtu (20/12/2025).

“Program ini diharapkan menjadi gerakan nyata yang terus hidup di setiap desa dan keluarga, khususnya dalam pencegahan stunting. Ini langkah kecil yang bila dirangkai akan menjadi jalan besar menuju masa depan Sulteng nambaso yang gemilang,” ujarnya di atas mimbar.

Sry Nirwanti menjelaskan, inovasi dalam program itu adalah penggunaan stiker pink bertuliskan "Ayo Cegah Stunting" yang dipasang di rumah keluarga denga anak stunting.

Baca juga: Wabup Donggala Tegaskan Komitmen Turunkan Stunting Lewat Program Berani Pelita Hati

Stiker tersebut berfungsi sebagai penanda berbasis by name, by address, dan by case, sehingga intervensi dapat dilakukan secara tepat sasaran.

“Warna pink melambangkan kasih sayang dan perhatian khusus. Rumah yang dipasangi stiker akan mendapat pendampingan intensif dari petugas kesehatan dan kader,” jelasnya sambil menunjuk backdrop di belakangnya.

Stiker akan dicabut apabila anak yang bersangkutan telah menunjukkan perbaikan status gizi dan pertumbuhan. 

Dengan sistem itu, diharapkan angka Stunting tidak lagi fluktuatif dan dapat terus ditekan.

Program Berani Pelita Hati merupakan inovasi Tim Penggerak PKK Sulawesi Tengah yang akan diimplementasikan di seluruh kabupaten/kota. 

Untuk Kabupaten Donggala, program itu dijalankan di dua wilayah percontohan, yakni Desa Nupabomba dan Kelurahan Ganti.

Adapun enam intervensi utama dalam program itu meliputi pemantauan pertumbuhan anak, pemenuhan gizi, penguatan layanan kesehatan, penguatan layanan dasar, peningkatan kesadaran masyarakat, serta pemberdayaan keluarga.

Baca juga: Momen Tahun Baru, Alumni 2002 Smansa Palu Pererat Kebersamaan Lewat Baksos

Pelaksanaan program juga diperkuat dengan integrasi Posyandu berbasis enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Pelayanan SPM mencakup bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, perlindungan masyarakat, serta sosial.

Ketua Dekranasda Sulteng itu juga berharap program itu mampu menurunkan prevalensi Stunting, khususnya di Kabupaten Donggala, dan menjadi percontohan di seluruh wilayah Sulawesi Tengah.

“Berani Pelita Hati bukan hanya milik PKK, tetapi tanggung jawab kita bersama. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, kita wujudkan Sulawesi Tengah yang sehat, cerdas, dan bebas stunting,” tuturnya disusul tepukan tangan hadirin.(*)

 

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved