Sabtu, 13 Juni 2026

Sulteng Hari Ini

Kemenkes Catat 62 Kasus Super Flu Nasional, Dinkes Sulteng: Belum Ada Temuan, Kondisi Terkendali

Berdasarkan data Kemenkes, kasus tersebut tersebar di sejumlah provinsi, dengan Jawa Timur sebagai daerah dengan jumlah kasus tertinggi.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Zulfadli | Editor: Fadhila Amalia
TribunPalu/Zulfadli/Zulfadli
SUPERFLU - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, dr. Jumriani mencatat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mencatat sebanyak 62 kasus influenza A(H3N2) subclade K atau yang dikenal sebagai super flu telah terdeteksi secara nasional hingga akhir Desember 2025. 

Ringkasan Berita:
  • Kemenkes RI mencatat 62 kasus influenza A(H3N2) subclade K atau “super flu” tersebar di 11 provinsi, dengan Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat sebagai daerah terbanyak.
  • Dinkes Sulawesi Tengah menegaskan belum ada kasus di wilayahnya, kondisi masih terkendali, dan kasus yang muncul masih termasuk peningkatan musiman.
  • Masyarakat diminta menjaga kesehatan, menerapkan PHBS, melakukan vaksinasi influenza bagi kelompok rentan, memakai masker bila kurang sehat.

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli

TRIBUNPALU.COM, PALU – Kemenkes RI mencatat sebanyak 62 kasus influenza A(H3N2) subclade K atau dikenal sebagai super flu telah terdeteksi secara nasional hingga akhir Desember 2025.

Berdasarkan data Kemenkes, kasus tersebut tersebar di sejumlah provinsi, dengan Jawa Timur sebagai daerah dengan jumlah kasus tertinggi, disusul Kalimantan Selatan dan Jawa Barat

Selain itu, kasus juga dilaporkan terjadi di Bali, wilayah Sumatera, serta kawasan Sulawesi, dengan Sulawesi Utara sebagai daerah yang teridentifikasi memiliki strain H3N2 tersebut.

Baca juga: Marak Isu Soal Wabah Super Flu Merebak Nasional, Dinkes Sulteng: Seperti Flu Biasa

Menanggapi kondisi nasional tersebut, Dinas Kesehatan Sulteng memastikan hingga kini belum ditemukan kasus super flu di wilayahnya, serta situasi masih dalam kondisi terkendali.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Sulteng, Jumriani, menegaskan bahwa istilah super flu sejatinya hanya istilah yang berkembang di masyarakat awam.

“Super flu itu sebenarnya hanya istilah dari masyarakat awam karena penularannya agak lebih cepat. Padahal, sebenarnya sama dengan flu biasa, dengan strain H3N2,” kata Jumriani saat diwawancarai di Kantor Dinas Kesehatan Sulteng, Jl RA Kartini, Kelurahan Lolu Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Kamis (8/1/2026).

Ia menjelaskan, istilah super flu muncul seiring adanya peningkatan kasus influenza A(H3N2) subclade K di beberapa negara yang terjadi secara bersamaan.

Baca juga: Kemenkes Catat 62 Kasus Super Flu Nasional, Dinkes Sulteng: Belum Ada Temuan, Kondisi Terkendali

“Kami juga menerima surat dari Kementerian Kesehatan yang menyebutkan ada 11 provinsi yang sudah terdiagnosis berdasarkan hasil pemeriksaan. Kasus tertinggi ada di Jawa Timur, disusul Kalimantan Selatan dan Jawa Barat,” ujarnya.

Meski demikian, Jumriani memastikan Sulawesi Tengah belum mencatat adanya kasus terkonfirmasi.

“Untuk Sulawesi Tengah sendiri, tidak ada peningkatan kasus. Ini masih termasuk peningkatan musiman karena saat ini musim hujan, dan tidak mengarah pada kondisi yang mengkhawatirkan,” tegasnya.

Ia menambahkan, gejala yang ditimbulkan virus tersebut sama seperti flu musiman pada umumnya.

“Penanganannya juga sama seperti flu biasa. Tidak ada penanganan khusus atau spesifik untuk kasus ini,” jelasnya.

Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah juga menepis informasi yang beredar di media sosial yang menyebut super flu lebih berbahaya dibandingkan Covid-19.

“Itu tidak benar. Secara ilmiah tidak bisa dijelaskan bahwa flu ini lebih parah dari Covid-19. Tidak ada dasar ilmiah yang mendukung klaim tersebut,” kata Jumriani.

Baca juga: Komandan Lanal Palu Berkunjung ke Morowali Utara, Pererat Hubungan TNI AL dan Pemda

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved