Sulteng Hari Ini

Gubernur Anwar Hafid Perluas Program Berani Cerdas hingga S2 dan S3

Perluasan Beasiswa Berani Cerdas ke jenjang S2 dan S3 diarahkan secara khusus pada bidang keilmuan yang menjadi kebutuhan strategis daerah. 

Penulis: Zulfadli | Editor: Fadhila Amalia
BIRO ADMINISTRASI PIMPINAN/Handover
GUBERNUR SULAWESI TENGAH, ANWAR HAFID - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mengukuhkan Program Berani Cerdas sebagai terobosan di bidang pendidikan yang dinilai menjadi yang pertama di Indonesia.  

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli

TRIBUNPALU.COM, PALU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mengukuhkan Program Berani Cerdas sebagai terobosan di bidang pendidikan yang dinilai menjadi yang pertama di Indonesia. 

Program gagasan Gubernur Sulawesi Tengah,  Anwar Hafid, ini tidak hanya memberikan beasiswa gratis bagi mahasiswa jenjang Sarjana (S1), tetapi juga diperluas ke jenjang Magister (S2) dan Doktoral (S3) yang mulai disiapkan pada tahun 2026.

Perluasan Beasiswa Berani Cerdas ke jenjang S2 dan S3 diarahkan secara khusus pada bidang keilmuan yang menjadi kebutuhan strategis daerah. 

Baca juga: Prakiraan Cuaca di Sulteng, Jumat 9 Januari 2026, Donggala Udara Kabur, Morowali Hujan Ringan

Bidang tersebut meliputi kedokteran spesialis, pertambangan, tenaga ahli strategis, keperawatan, notariat, hingga profesi insinyur.

Melalui program ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menanggung biaya pendidikan secara penuh, dengan ketentuan penerima beasiswa wajib kembali mengabdi di daerah setelah menyelesaikan studi sesuai dengan bidang keahliannya.

Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Pemrpov Sulteng
Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Pemrpov Sulteng bersama Perguruan Tinggi di Sulawesi Tengah terkait Program Berani Cerdas yang berlangsung di Kantor Gubernur Sulteng, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Kamis (8/1/2026).

Gubernur Anwar Hafid menegaskan, pemberian Beasiswa Program Berani Cerdas untuk jenjang S2 dan S3 akan dilakukan secara sangat selektif dan terbatas.

“Jurusan ilmu itu adalah yang menjadi kebutuhan daerah kita. S2 dan S3 juga akan kita lakukan, tetapi sangat selektif karena kuotanya terbatas. Tidak seperti S1. Ini harus benar-benar sesuai dengan kebutuhan daerah kita,” tegas Anwar. 

Baca juga: Sengketa Lahan Erpacht Bondoyong Parimo Berujung Sidang, Tokoh Masyarakat Didakwa Curi Kelapa

Penguatan Program Berani Cerdas ini disampaikan Gubernur Anwar Hafid saat penandatanganan nota kesepakatan bersama seluruh perguruan tinggi di Sulawesi Tengah yang digelar di Kantor Gubernur, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, Kamis (8/1/2026).

Ia menyebutkan, hingga saat ini belum ada pemerintah provinsi lain di Indonesia yang mengambil langkah seberani Sulawesi Tengah dalam menjamin akses pendidikan tinggi bagi generasi muda.

“Saya kira di Indonesia ini belum ada provinsi yang bisa memberi program sebanyak ini,” ujar Anwar.

Menurutnya, Program Berani Cerdas bukan sekadar janji kampanye, melainkan kebijakan strategis untuk memastikan pemerataan pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Sulawesi Tengah.

“Bukan hanya janji kampanye semata, tetapi sebuah upaya kita memajukan provinsi ini melalui sektor SDM,” tuturnya.

Baca juga: Hadiri Panen Raya di Tolai, Ketua DPRD Parigi Moutong Dorong Lahan Tidur Jadi Areal Jagung

Anwar juga menekankan bahwa masa depan Sulawesi Tengah tidak ditentukan oleh kekayaan sumber daya alam, melainkan oleh kualitas manusianya.

“Kita semua yakin, masa depan daerah ini bukan ditentukan oleh SDA, tetapi setinggi apa SDM yang dimiliki daerah ini,” tegasnya.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved