Senin, 15 Juni 2026

Parigi Moutong Hari Ini

SPBU Kampal Jadi Andalan Warga Parigi Moutong Dapat Solar Subsidi

Tingginya kebutuhan solar subsidi di Parigi Moutong dipengaruhi oleh luasnya area persawahan serta tingginya aktivitas sektor perikanan.

Tayang:
Editor: Fadhila Amalia
TribunPalu.com/Abdul Humul Faaiz
PENJUALAN BBM - Suasana pengisian BBM di SPBU Kampal, Jl. Trans Sulawesi, Kelurahan Kampal, Kecamatan Parigi, Parigi Moutong, Sabtu (10/1/2026). Penurunan harga Pertamax menjadi Rp12.650 per liter mendorong peningkatan penjualan BBM non-subsidi di wilayah tersebut 

TRIBUNPALU.COM, PARIGI MOUTONG – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kampal, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, kini menjadi andalan utama masyarakat mendapatkan solar subsidi, menyusul masih diberlakukannya sanksi terhadap SPBU Pobalowo.

Kondisi tersebut menyebabkan aktivitas pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM), khususnya solar subsidi, terpusat di SPBU Kampal dan berdampak pada lonjakan kebutuhan harian yang cukup signifikan.

Pengawas SPBU Kampal Parigi Moutong, Rivai Muhammad, mengatakan peningkatan permintaan solar subsidi mulai terasa sejak SPBU Pobalowo tidak lagi melayani pengisian solar subsidi akibat sanksi.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Sulteng, Minggu 11 Januari 2026, Sigi dan Morowali Berpotensi Hujan Ringan

“Sejak SPBU Pobalowo tidak melayani solar subsidi, SPBU Kampal menjadi satu-satunya SPBU aktif di wilayah kota yang melayani kebutuhan solar subsidi masyarakat,” ujar Rivai saat ditemui di ruangannya, Sabtu (10/1/2026).

Ia menjelaskan, kondisi tersebut membuat pihaknya mengajukan penambahan kuota solar subsidi kepada Pertamina karena pasokan sebelumnya dinilai tidak lagi mencukupi kebutuhan masyarakat.

SPBU Kampal Parigi Moutong menjadi tumpuan utama masyarakat memperoleh solar subsidi setelah kuota ditambah menjadi 16 ton per hari untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan BBM.
SPBU Kampal Parigi Moutong menjadi tumpuan utama masyarakat memperoleh solar subsidi setelah kuota ditambah menjadi 16 ton per hari untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan BBM. (TribunPalu.com/Abdul Humul Faaiz)

Sebelumnya, SPBU Kampal hanya menerima kuota solar subsidi sebesar 8 ton per hari.

Namun setelah dilakukan evaluasi, Pertamina menyetujui penambahan kuota menjadi 16 ton per hari.

Menurut Rivai, tingginya kebutuhan solar subsidi di Parigi Moutong dipengaruhi oleh luasnya area persawahan serta tingginya aktivitas sektor perikanan.

Baca juga: Kode Redeem FF Free Fire Minggu 11 Januari 2026, Tukar di reward.ff.garena.com Sebelum Hangus

Selain itu, kebutuhan bahan bakar untuk kendaraan angkutan barang dan truk juga menjadi faktor utama meningkatnya konsumsi solar subsidi.

“Dengan kuota 8 ton, kami hanya bisa melayani lebih dari 100 unit truk per hari. Setelah ditambah menjadi 16 ton, jumlah kendaraan yang bisa terlayani meningkat hingga lebih dari 200 unit truk,” jelasnya.

Dalam proses penyaluran, SPBU Kampal menerapkan sistem pembatasan satu truk satu galon untuk menjaga pemerataan distribusi solar subsidi.

Sementara itu, pengisian solar subsidi menggunakan jerigen diwajibkan mengantongi surat rekomendasi serta QR Code khusus dari dinas terkait.

Rivai menegaskan, QR Code kendaraan tidak dapat digunakan untuk pengisian jerigen karena setiap sektor memiliki barcode tersendiri.

“Untuk pertanian, QR Code dari dinas pertanian. Sementara sektor perikanan menggunakan barcode dari dinas perikanan,” ujarnya.

Baca juga: Daftar Harga HP Realme 2026: realme 16 Pro+, realme C85 Pro, realme 15, realme GT7, realme P3 Ultra

Ia menambahkan, pada sektor perikanan, satu kapal nelayan dapat membutuhkan hingga 20 galon solar dalam satu kali pengisian. Karena itu, pihak SPBU melakukan pengaturan ketat agar distribusi solar subsidi tetap tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
1 - 0
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
5 - 1
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved