Selasa, 14 April 2026

Cuaca Ekstrem Sulteng

Hujan Deras Guyur Palu dan Donggala, Flyover Pantoloan Terendam Banjir

Hujan turun sejak pagi hari menyebabkan sejumlah wilayah terdampak banjir, termasuk jalan layang (flyover) Pantoloan, Kecamatan Tawaeli, Kota Palu.

|
Penulis: Supriyanto | Editor: Fadhila Amalia
Tangkapan Layar Facebook/Ellasari Ilham/Tidak Ada
BANJIR - Genangan air setinggi lutut orang dewasa menutup badan jalan di Flyover Pantoloan, tepatnya di depan KPP Kelas III Palu. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Supriyanto Ucok

TRIBUNPALU.COM, PALU – Hujan deras kembali mengguyur wilayah Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Minggu (11/1/2026).

Hujan turun sejak pagi hari menyebabkan sejumlah wilayah terdampak banjir, termasuk jalan layang (flyover) Pantoloan, Kecamatan Tawaeli, Kota Palu.

Hujan dengan intensitas tinggi mulai mengguyur sejak pukul 08.45 WITA hingga sekitar pukul 13.30 WITA. Akibatnya, genangan air setinggi lutut orang dewasa menutup badan jalan di Flyover Pantoloan, tepatnya di depan KPP Kelas III Palu.

Baca juga: Wardatina Mawa Kekeh Lanjut Proses Hukum, Kini Insanul Fahmi Cemas Soal Masa Depan Anak

Kondisi banjir tersebut diunggah oleh akun media sosial Facebook @Ellasari Ilham sekitar satu jam sebelum berita ini diturunkan.

Dalam video yang beredar, tampak kendaraan dari arah Kota Palu terpaksa berhenti di atas Flyover Pantoloan karena jalan tidak dapat dilalui.

Desa Wani Lumbumpetigo
Air banjir masuk ke kawasan kontainer yang berada di depan Kantor KKP Kelas III Palu, Minggu (11/1/2026). (HANDOVER)

Tak hanya menggenangi jalan, air banjir juga masuk ke kawasan kontainer yang berada di depan Kantor KKP Kelas III Palu. 

Arus lalu lintas di kawasan tersebut sempat tersendat akibat genangan air cukup tinggi.

Selain di Kota Palu, banjir juga dilaporkan melanda Desa Wani Lumbumpetigo, Kecamatan Tanantovea, serta Desa Labuan Kungguma, Kecamatan Labuan, Kabupaten Donggala.

Di wilayah tersebut, derasnya arus sungai dilaporkan menyebabkan satu jembatan penghubung antar desa putus dan membawa material kayu gelondongan hanyut.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak BPBD Donggala maupun BPBD Sulteng belum memberikan keterangan resmi terkait dampak kerusakan maupun jumlah warga terdampak akibat banjir.

Baca juga: Pesawat dari Palu Tujuan Luwuk Banggai Delay Empat Jam

Sementara itu, hujan masih terus mengguyur sejumlah wilayah di Kota Palu, sehingga masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir dan luapan sungai. (*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved