Morowali Hari Ini
Pasca Dugaan Diskriminasi dan Pembakaran Kantor PT RCP, Desa Buleleng dan Torete Aman
Warga juga diminta tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum serta tetap menjaga persatuan dan keharmonisan antarwarga.
Penulis: Andika Satria Bharata | Editor: Fadhila Amalia
Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Andika Satria Bharata
TRIBUNPALU.COM, MOROWALI – Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Desa Buleleng dan Desa Torete, Kecamatan Bungku Pesisir, Kabupaten Morowali, dipastikan dalam kondisi aman dan kondusif pasca penangkapan terduga pelaku diskriminasi ras dan etnis serta kasus pembakaran Kantor PT Raihan Catur Putra (RCP).
Aktivitas masyarakat di dua desa bertetangga tersebut terpantau berjalan normal seperti hari-hari biasa.
Tidak terlihat adanya ketegangan maupun konflik antarwarga sebagaimana isu yang sempat beredar di tengah masyarakat.
Kepala Desa Buleleng, Alias Lasangka, menegaskan bahwa informasi yang menyebutkan akan terjadi konflik besar antara warga Desa Buleleng dan Desa Torete tidaklah benar. Ia memastikan kondisi di lapangan tetap terkendali.
Baca juga: Harga Emas Hari Ini Selasa 13 Januari 2026, Emas Antam Meroket, Ukuran 1 Gram Kini Rp 2,652,000
“Terkait informasi yang beredar bahwa Buleleng dan Torete akan terjadi konflik bahkan menimbulkan masalah besar, saya tegaskan itu tidak benar. Kondisinya tidak seperti itu,” ujar Alias Lasangka bersama masyarakat serta Pemerintah Desa Torete di Kantor Desa Buleleng, Senin (12/1/2026).
Alias menjelaskan, pelaporan terhadap terduga pelaku berinisial AD atas dugaan diskriminasi ras dan etnis merupakan aspirasi murni masyarakat Desa Buleleng.
Pelaporan tersebut diwakili oleh Sukardin tanpa adanya kepentingan pribadi, intervensi pihak lain, maupun keterlibatan perusahaan mana pun.
“Pelapor tidak punya kepentingan apa pun. Ini murni mewakili perasaan masyarakat yang merasa sangat tersakiti dengan pernyataan AD, hingga memicu kemarahan,” jelasnya, menangapai pelaporannya terhadap AD.
Dalam kesempatan tersebut, pemerintah desa dan tokoh masyarakat dari kedua desa turut mengimbau seluruh warga agar tetap menahan diri dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
Baca juga: PDI Perjuangan Pastikan Rekomendasi Rakernas I Jadi Kerja-kerja Politik Nyata untuk Rakyat Sulteng
Warga juga diminta tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum serta tetap menjaga persatuan dan keharmonisan antarwarga.
Pemerintah desa berharap publik tidak salah memahami peristiwa yang terjadi sebelumnya dan tidak mengaitkannya dengan konflik horizontal antarwarga.
Seluruh pihak sepakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman, damai, dan kondusif demi stabilitas sosial di Kecamatan Bungku Pesisir.(*)
Kabupaten Morowali
Sulawesi Tengah
PT RCP
PT Raihan Catur Putra (RCP)
Kecamatan Bungku Pesisir
Desa Torete
Desa Buleleng
Alias Lasangka
| Gelar Seminar Proposal, STAI Morowali Dorong Penelitian Bardampak Pada Masyarakat |
|
|---|
| Beasiswa Iklas Juara Dinilai Jadi Bukti Komitmen Pemkab Morowali di Dunia Pendidikan |
|
|---|
| Farden Viktor Dumola, Optimis Tahun Ini Argentina Juara |
|
|---|
| Jelang Idul Adha, Pengawasan SPBU Bahomohoni Pastikan Stok BBM Solar Aman |
|
|---|
| SPBU Bahomohoni Morowali Batasi Pengisian Solar Maksimal Rp600 Ribu per Kendaraan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Pasca-Kasus-Diskriminasi-Situasi-Kamtibmas-di-Buleleng-dan-Torete-Aman-dan-Kondusif.jpg)