Rabu, 20 Mei 2026

Palu Hari Ini

Jelang Ramadan, Disperindag Palu Pastikan Stok Pangan Aman, Harga Masih Stabil

Hasil pemantauan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Palu di sejumlah pasar tradisional.

Tayang:
Penulis: Zulfadli | Editor: Regina Goldie
TribunPalu.com/Zulfadli
Kepala Disperindag Kota Palu, Irmawati Alkaf, saat ditemui di ruang kerjanya, Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikolure, Kota Palu, Rabu (21/1/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Kota Palu memastikan ketersediaan stok pangan dan stabilitas harga bahan pokok satu bulan menjelang Ramadan 1447 Hijriah tetap aman dan terkendali
  • Disperindag Kota Palu mencatat sebagian besar harga bahan pokok di pasar tradisional masih relatif stabil, meski terjadi kenaikan terbatas pada beras serta beberapa komoditas protein hewani

 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli

TRIBUNPALU.COM, PALU – Pemerintah Kota Palu memastikan ketersediaan pangan dan stabilitas harga bahan kebutuhan pokok satu bulan menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah masih dalam kondisi aman dan terkendali.

Hasil pemantauan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Palu di sejumlah pasar tradisional menunjukkan, sebagian besar harga bahan pokok relatif stabil, meski terdapat kenaikan terbatas pada beberapa komoditas strategis.

Kepala Disperindag Kota Palu, Irmawati Alkaf, mengatakan hingga saat ini belum ditemukan lonjakan harga yang signifikan menjelang Ramadan.

“Satu bulan menjelang bulan puasa atau Ramadan, harga bahan pokok di pasar masih terpantau alhamdulillah stabil, kecuali beras,” ujar Irmawati, saat ditemui di ruang kerjanya, Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikolure, Kota Palu, Rabu (21/1/2026). 

Ia menjelaskan, kenaikan harga terjadi pada beras jenis medium dan premium, dengan kisaran Rp500 hingga Rp1.000 per kilogram. 

Kenaikan tersebut terjadi di tengah masa panen yang masih berlangsung.

Menurut Irmawati, pemerintah daerah berharap harga beras tetap berada di sekitar harga eceran tertinggi (HET), mengingat komoditas tersebut menjadi salah satu penyumbang utama inflasi daerah.

Selain beras, fluktuasi harga juga terjadi pada komoditas hortikultura, khususnya cabai. 

Namun, harga cabai justru mengalami penurunan setelah sempat melonjak pada momentum Tahun Baru.

“Cabai sempat naik sampai Rp50 ribu per kilogram saat tahun baru, tapi sekarang alhamdulillah sudah turun di kisaran Rp20 ribuan,” katanya.

Di sisi lain, Disperindag mencatat adanya kenaikan harga pada komoditas protein hewani. 

Harga ikan, terutama ikan tuna, mengalami kenaikan hingga sekitar Rp50 ribu per kilogram, di atas harga ideal.

“Ikan, harga ikan yang sekarang agak naik, seperti ikan tuna itu sekitar Rp50 ribu per kilogram, yang seharusnya di bawah,” ujar Irmawati.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved