Selasa, 14 April 2026

Demo Tuntut PELNI di Donggala

Sempat Lumpuh 1 Jam, Jalur Pertigaan Ampera Donggala Kembali Normal Usai Aksi Blokade Massa

Jalan tersebut merupakan jalur nasional yang menghubungkan Kota Palu, Kabupaten Donggala, hingga ke arah Pasangkayu.

Penulis: Misna Jayanti | Editor: Regina Goldie
TribunPalu.com/Misna Jayanti
Personel Polres Donggala kembali mengatur arus lalu lintas di pertigaan Ampera, Kelurahan Kabonga Kecil, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, setelah sempat terjadi kemacetan akibat aksi penutupan jalan oleh massa Aliansi Rakyat Donggala Bersatu. 

Laporan Wartawan TribunPalu, Misna Jayanti

TRIBUNPALU.COM, DONGGALA - Personel Polres Donggala kembali mengatur arus lalu lintas di pertigaan Ampera, Kelurahan Kabonga Kecil, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, setelah sempat terjadi kemacetan akibat aksi penutupan jalan oleh massa Aliansi Rakyat Donggala Bersatu.

Pengaturan lalu lintas dilakukan setelah massa aksi membuka blokade jalan yang sebelumnya berlangsung sekitar satu jam, Sabtu (14/2/2026).

Jalan tersebut merupakan jalur nasional yang menghubungkan Kota Palu, Kabupaten Donggala, hingga ke arah Pasangkayu.

Pantauan TribunPalu.com, sejumlah personel kepolisian tampak mengatur kendaraan dari tiga arah untuk mengurai kepadatan lalu lintas.

Baca juga: Sultan Buton ke-41 Ajak Masyarakat Lestarikan Nilai Budayal Luhur

Kapolres Donggala, AKBP Angga Dewanto Basari, juga turun langsung ke lokasi untuk membantu pengaturan arus kendaraan.

Aksi penutupan jalan dilakukan sebagai bentuk protes massa terhadap belum direalisasikannya Surat Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor KP-DJPL 612 Tahun 2025 terkait operasional kapal PELNI di Pelabuhan Donggala.

IMG_0716.jpeg
Personel Polres Donggala kembali mengatur arus lalu lintas di pertigaan Ampera, Kelurahan Kabonga Kecil, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, setelah sempat terjadi kemacetan akibat aksi penutupan jalan oleh massa Aliansi Rakyat Donggala Bersatu. (TribunPalu.com/Misna)

Dalam aksinya, massa mendesak agar kapal PELNI segera beroperasi dan berlabuh di Pelabuhan Donggala sesuai dengan ketentuan dalam surat keputusan tersebut.

Baca juga: Iksan Baharudin Resmi Pimpin KKSS Morowali

Setelah menyampaikan aspirasi, massa akhirnya membubarkan diri dengan pengawalan aparat keamanan. 

Arus lalu lintas di pertigaan Ampera pun berangsur normal dan kembali dapat dilalui kendaraan seperti biasa.

Situasi di lokasi terpantau kondusif, sementara aparat kepolisian tetap bersiaga untuk memastikan kelancaran dan keamanan aktivitas masyarakat. (*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved