Selasa, 21 April 2026

Sulteng Hari Ini

BP3MI Sulteng Tangani Pemulangan PMI dari Arab Saudi, DPRD Palu Soroti Modus Janji Gaji Tinggi

Dari hasil pendalaman tersebut, PMI menyebut seorang oknum berperan sebagai sponsor bernama Umi Azizah, berdomisili di Jakarta. 

Penulis: Supriyanto | Editor: Fadhila Amalia
Handover/Handover
PEMULANGAN PMI - Balai Pelayanan Pelindungan pekerja migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Tengah (Sulteng) kembali memfasilitasi pemulangan seorang pekerja migran Indonesia (PMI), Lesta dari Arab Saudi pada Sabtu, (28/02/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Sulawesi Tengah memulangkan Lesta, warga Palu Utara, yang tiba di Bandara Mutiara Sis Al Jufri menggunakan pesawat Citilink.
  • Dari hasil pendalaman, PMI menyebut dugaan sponsor bernama Umi Azizah di Jakarta dengan modus tawaran kerja cepat dan gaji tinggi, namun korban menolak melapor ke aparat.
  • DPRD Kota Palu dan BP3MI mengimbau masyarakat lebih waspada serta memperkuat pengawasan keluarga guna mencegah keberangkatan nonprosedural.

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Supriyanto Ucok

TRIBUNPALU.COM, PALU - Balai Pelayanan Pelindungan pekerja migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Tengah (Sulteng) kembali memfasilitasi pemulangan seorang pekerja migran Indonesia (PMI), Lesta dari Arab Saudi pada Sabtu, (28/02/2026).

Lesta merupakan warga Kelurahan Kayumalue Ngapa, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu. Ia tiba di Bandara Mutiara Sis Al Jufri Palu menggunakan pesawat Citilink dengan nomor penerbangan QG-324 pada pukul 06.20 Wita.

Setibanya di Palu, BP3MI Sulteng langsung melakukan wawancara dan pendalaman guna mengungkap modus serta metode perekrutan yang dialami PMI. 

Baca juga: Serahkan SK Kepengurusan, DPD Golkar Sulteng Tegaskan Konsolidasi hingga Tingkat Desa

Dari hasil pendalaman tersebut, PMI menyebut seorang oknum berperan sebagai sponsor bernama Umi Azizah, berdomisili di Jakarta. 

Modus perekrutan digunakan masih klasik, yakni tawaran kerja dengan proses cepat dan mudah disertai iming-iming gaji tinggi.

Namun demikian, PMI terkesan tertutup dalam menyampaikan kronologis secara lengkap dan menolak melaporkan pihak yang terlibat kepada Aparat Penegak Hukum (APH).

BP3MI Sulteng Fasilitasi Pemulangan PMI 2
PEMULANGAN PMI - Balai Pelayanan Pelindungan pekerja migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Tengah (Sulteng) kembali memfasilitasi pemulangan seorang pekerja migran Indonesia (PMI), Lesta dari Arab Saudi pada Sabtu, (28/02/2026). (Handover)

Tim Pelindungan BP3MI Sulteng, Max Millian Lolong menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap tawaran kerja ke luar Negeri yang tidak sesuai prosedur.

Baca juga: Polres Sigi Santuni Anak Yatim Panti Nurul Ilahi di Desa Maku

"Kami terus melakukan pendalaman dan pendekatan persuasif kepada PMI. Modus yang digunakan pelaku masih sama, yakni janji keberangkatan cepat dan gaji besar. Karena itu, kami mengimbau masyarakat agar selalu mengecek legalitas perekrutan sebelum memutuskan bekerja ke luar negeri," ujar Millian.

Lebih lanjut, Anggota DPRD Palu, Vivi Irade mengatakan bahwa kasus seperti ini perlu diantisipasi dari dalam keluarga.

Menurutnya, perlu adanya peran keluarga dalam melakukan pengawasan dini untuk calon PMI yang ingin bekerja ke luar Negeri tanpa prosedural yang jelas.

"Kasus seperti ini harus menjadi perhatian bersama. Pencegahan sejak tingkat keluarga dan lingkungan sangat penting agar masyarakat tidak mudah tergiur tawaran kerja ilegal. DPRD Palu siap mendorong penguatan edukasi dan kolaborasi lintas sektor demi melindungi pekerja migran kita," tegasnya.

Baca juga: Workshop Yayasan Komiu, Direktur YTM Ungkap Masalah Utama di PT IMIP : 25 Kecelakaan Kerja

Pemulangan ini dilakukan sebagai bentuk pelindungan negara terhadap PMI yang bekerja di luar negeri, khususnya mereka yang berangkat melalui jalur nonprosedural.(*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved