Parigi Moutong Hari Ini
DPRD Parimo Minta Pemerintah Turun Langsung Tinjau Banjir di Moutong
Menurut Arifin, kehadiran pemerintah daerah sangat penting agar kondisi yang dihadapi masyarakat dapat diketahui secara langsung.
Penulis: Abdul Humul Faaiz | Editor: Regina Goldie
Ringkasan Berita:
- Banjir melanda beberapa desa di Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong, mengganggu aktivitas warga dan merendam permukiman serta jalan.
- Anggota DPRD Parimo, Arifin Dg Palalo, meminta pemerintah daerah turun langsung meninjau lokasi banjir untuk melihat kondisi masyarakat dan kebutuhan penanganan.
- Arifin menekankan perlunya langkah penanganan yang terencana dan pencegahan agar banjir tidak terus berulang setiap musim hujan.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Abdul Humul Faaiz
TRIBUNPAKU.COM, PARIGI MOUTONG - Banjir yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong, menjadi perhatian anggota DPRD Parimo, Arifin Dg Palalo.
Ia meminta pemerintah daerah segera melakukan peninjauan langsung ke wilayah terdampak untuk memastikan kondisi masyarakat serta kebutuhan penanganan di lapangan.
Menurut Arifin, kehadiran pemerintah daerah sangat penting agar kondisi yang dihadapi masyarakat dapat diketahui secara langsung.
Dengan melihat situasi di lokasi, pemerintah dapat menentukan langkah penanganan yang lebih tepat dan cepat.
“Pemerintah daerah sebaiknya turun langsung meninjau lokasi banjir agar bisa melihat kondisi masyarakat yang terdampak,” kata Arifin, saar dihubungi Minggu (8/3/2026).
Baca juga: Pesan Dokter Kamelia Usai Terima Surat Putus dari Ammar Zoni: Jangan Bully, Dia Hanya Tersesat
Ia menjelaskan, banjir yang terjadi di beberapa desa di Kecamatan Moutong menyebabkan aktivitas warga terganggu.
Genangan air bahkan sempat merendam sejumlah permukiman warga dan akses jalan di wilayah tersebut.
Kondisi itu membuat masyarakat kesulitan menjalankan aktivitas sehari-hari, terutama saat hujan masih terus turun.
Arifin menyebut persoalan banjir di wilayah tersebut sebenarnya sudah cukup lama dikeluhkan masyarakat.
Keluhan tersebut kerap disampaikan warga kepada dirinya sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan setempat.
Aspirasi itu juga sering muncul dalam kegiatan reses maupun pertemuan dengan masyarakat.
Karena itu, ia menilai persoalan banjir perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah.
Menurut Arifin, penanganan banjir tidak cukup hanya dilakukan secara sementara ketika bencana terjadi.
Pemerintah daerah dinilai perlu menyiapkan langkah penanganan yang lebih terencana, termasuk upaya pencegahan jangka panjang.
Baca juga: Sosok Vidi Aldiano di Mata Tetangga: Ramah dan Gemar Berbagi
Langkah tersebut penting agar kejadian serupa tidak terus berulang setiap musim hujan.
Selain itu, ia juga berharap instansi terkait dapat melakukan pemetaan terhadap titik-titik rawan banjir di Kecamatan Moutong.
Pemetaan tersebut dinilai penting untuk menentukan langkah penanganan yang lebih efektif.
Dengan adanya data yang jelas, pemerintah daerah dapat merancang program penanganan yang lebih tepat sasaran.
Arifin juga menilai kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang terdampak bencana memiliki arti penting.
Selain mempercepat proses penanganan, kehadiran tersebut juga dapat memberikan dukungan moral bagi warga.
“Harapan masyarakat tentu pemerintah segera hadir dan melihat langsung kondisi di lapangan,” ujarnya kepada TribunPalu.com.
Ia berharap perhatian pemerintah daerah terhadap persoalan banjir di Kecamatan Moutong dapat menjadi langkah awal untuk menghadirkan solusi yang lebih baik bagi masyarakat di wilayah tersebut. (*)
| Tempuh Jalur Ekstrem, Fathia Serap Aspirasi Warga Taedo Parigi Moutong |
|
|---|
| Produksi Durian Montong di Parigi Moutong Anjlok Hingga 90 Persen Akibat Penyakit Bangkalan |
|
|---|
| Jam Operasi SAR Nelayan di Parigi Moutong, Ditemukan 3,3 Mil dari Titik Hilang |
|
|---|
| GEKRAFS Dorong Produk Kreatif Parigi Moutong Tembus Pasar Lebih Luas |
|
|---|
| Nelayan Hilang di Laut Parigi Moutong Ditemukan Meninggal, Evakuasi Libatkan Warga hingga Aparat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/1000392421jpgDADDA.jpg)