Parigi Moutong Hari Ini
Pengambilan Kupon Pasar Murah Disperindag di Parigi Moutong, Warga Wajib Bawa KTP
Petugas kemudian memeriksa identitas warga sebelum menyerahkan kupon sebagai tanda untuk melakukan pembelian bahan pokok bersubsidi.
Penulis: Abdul Humul Faaiz | Editor: Fadhila Amalia
Ringkasan Berita:
- Ratusan warga, khususnya emak-emak, memadati pasar murah di Taman Hasan Bahasuan Masigi, dengan parkiran yang meluber hingga badan jalan karena tingginya minat masyarakat.
- Pasar murah digelar di dua lokasi berbeda agar jangkauan masyarakat lebih luas, distribusi bahan pokok bersubsidi lebih merata, dan antrean panjang serta kerumunan dapat diminimalkan.
- Disperindag menyediakan bahan pokok bersubsidi, seperti beras, gula, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, dan telur ayam.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Abdul Humul Faaiz
TRIBUNPALU.COM, PARIGI MOUTONG – Warga yang ingin berbelanja pada kegiatan pasar murah yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Sulawesi Tengah di Taman Hasan Bahasuan, Parigi, terlebih dahulu harus mengambil kupon pembelian.
Pantauan TribunPalu.com di lokasi, Rabu (11/3/2026), warga tampak mendatangi meja panitia untuk mengambil kupon dengan menunjukkan kartu tanda penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga (KK).
Baca juga: Aturan WFA ASN Lebaran 2026, Ini Jadwal Kerja Sebelum dan Sesudah Libur
Petugas kemudian memeriksa identitas warga sebelum menyerahkan kupon sebagai tanda untuk melakukan pembelian bahan pokok bersubsidi.
Setelah memperoleh kupon, warga baru dapat mengantre di tenda penjualan untuk membeli sejumlah komoditas yang disediakan dalam pasar murah tersebut.
Kebijakan penggunaan kupon dan kewajiban membawa KTP diterapkan untuk memastikan pembelian lebih tertib serta agar bantuan bahan pokok bersubsidi dapat dinikmati masyarakat secara merata.
Dalam kegiatan tersebut, Disperindag Sulteng menyediakan berbagai bahan pokok penting dengan harga subsidi di bawah harga pasar.
Baca juga: Ada Dua Pasar Murah Dua Lokasi di Parigi Moutong, Antisipasi Inflasi Jelang Idul Fitri 2026
Beberapa komoditas yang dijual antara lain beras SPHP Rp52.000 per sak ukuran 5 kilogram, minyak goreng Rp12.000 hingga Rp14.000 per liter, gula pasir Rp16.000 per kilogram, bawang merah Rp26.000 per kilogram, bawang putih Rp35.000 per kilogram, serta telur ayam Rp52.000 per rak.
Adapun stok yang disiapkan selama dua hari kegiatan yakni gula pasir sekitar 1,2 ton, beras sebanyak 5 ton, telur ayam 600 rak, bawang merah 200 kilogram, dan bawang putih 200 kilogram.
Baca juga: Ada Dua Pasar Murah Dua Lokasi di Parigi Moutong, Antisipasi Inflasi Jelang Idul Fitri 2026
Selain Disperindag Sulteng, sejumlah organisasi perangkat daerah di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah juga menggelar pasar murah di beberapa lokasi lain untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok.
(*)
| Jam Operasi SAR Nelayan di Parigi Moutong, Ditemukan 3,3 Mil dari Titik Hilang |
|
|---|
| GEKRAFS Dorong Produk Kreatif Parigi Moutong Tembus Pasar Lebih Luas |
|
|---|
| Nelayan Hilang di Laut Parigi Moutong Ditemukan Meninggal, Evakuasi Libatkan Warga hingga Aparat |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Nelayan Hilang di Perairan Parigi Moutong, SAR Dikerahkan |
|
|---|
| Pemkab Parigi Moutong Siapkan Seleksi JPT Pratama, Kesempatan Emas bagi ASN Berkompeten |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Pengambilan-Kupon-Pasar-Murah-Disperindag-Warga-Wajib-Bawa-KTP.jpg)