Minggu, 19 April 2026

Mudik 2026

Kilometer 8-12 Kawasan Kebun Kopi Rawan Longsor Saat Mudik Lebaran 2026

Selain kilometer 8, titik rawan lainnya juga berada di sekitar kilometer 9 hingga kilometer 12.

Editor: Regina Goldie
Handover
Kawasan Kebun Kopi di jalur Trans Sulawesi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, dipetakan sebagai salah satu titik rawan longsor saat arus mudik Lebaran 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Lokasi Rawan Longsor: Kawasan Kebun Kopi, jalur Trans Sulawesi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, khususnya kilometer 8–12.
  • Material Longsor: Tanah dan batu yang sering menutup badan jalan, berpotensi menghambat arus lalu lintas, terutama saat curah hujan tinggi.
  • Upaya Mitigasi: Pemerintah daerah bersama kepolisian menyiagakan satu unit alat berat untuk membersihkan material longsor jika terjadi penutupan jalan.

TRIBUNPALU.COM, PARIGI MOUTONG - Kawasan Kebun Kopi di jalur Trans Sulawesi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, dipetakan sebagai salah satu titik rawan longsor saat arus mudik Lebaran 2026.

Berdasarkan kejadian sebelumnya, titik rawan longsor kerap terjadi di sekitar kilometer 8.

Material longsor berupa tanah dan batu sering menutup badan jalan sehingga berpotensi menghambat arus lalu lintas.

Selain kilometer 8, titik rawan lainnya juga berada di sekitar kilometer 9 hingga kilometer 12.

Lokasi tersebut menjadi perhatian aparat kepolisian dan pemerintah daerah karena berada di jalur utama lintasan kendaraan antar kabupaten/kota hingga antar provinsi.

Potensi longsor di kawasan tersebut meningkat saat curah hujan tinggi yang kerap terjadi pada periode musim penghujan.

Baca juga: 43 Masjid di Sulteng Siap Layani Pemudik Lebaran 2026

Mitigasi bencana di jalur tersebut menjadi salah satu fokus dalam pengamanan Operasi Kepolisian Terpusat Tinombala 2026.

Wakil Kepala Kepolisian Resor Parigi Moutong, Kompol Henry Burhanuddin, mengatakan kawasan Kebun Kopi menjadi salah satu titik yang mendapat perhatian khusus karena rawan longsor saat hujan.

“Kawasan Kebun Kopi menjadi salah satu titik rawan longsor sehingga kami bersama pemerintah daerah menyiagakan alat berat untuk mengantisipasi jika terjadi longsor yang dapat mengganggu arus lalu lintas,” kata Henry Burhanuddin.

Pemerintah daerah bersama pihak terkait telah berkoordinasi untuk menyiagakan satu unit alat berat di sekitar kawasan tersebut.

Langkah ini dilakukan agar material longsor dapat segera dibersihkan jika terjadi penutupan badan jalan.

Dengan adanya alat berat yang disiagakan, arus lalu lintas di jalur Trans Sulawesi diharapkan tetap dapat dilalui masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

Baca juga: Kemenag Sulteng Luncurkan Program Masjid Ramah Pemudik 2026

Selain itu, aparat kepolisian bersama instansi terkait juga akan melakukan pemantauan kondisi jalur secara berkala selama masa mudik Lebaran.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan jalur Trans Sulawesi tetap aman dan terbuka bagi masyarakat yang melintas di wilayah Kabupaten Parigi Moutong.

Jalur Trans Sulawesi di kawasan Kebun Kopi memang dikenal sebagai daerah rawan longsor, terutama saat curah hujan tinggi.

Kondisi tebing di lokasi tersebut tergolong labil dan memerlukan penanganan khusus agar tidak membahayakan pengguna jalan. (*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved