Minggu, 19 April 2026

Morowali Hari Ini

Wabup Morowali Tegaskan Sinergitas Lintas Sektor Dalam Operasi Ketupat Tinombala 2026

Apel juga dihadiri sejumlah tamu undangan dari berbagai instansi terkait.

Penulis: Ismet Togean 20 | Editor: Regina Goldie
Handover
Polres Morowali melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Tinombala 2026 sebagai bentuk kesiapan pengamanan dan pelayanan masyarakat menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah Kabupaten Morowali. 

Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Ismet 

TRIBUNPALU.COM, MOROWALI - Polres Morowali melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Tinombala 2026 sebagai bentuk kesiapan pengamanan dan pelayanan masyarakat menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah Kabupaten Morowali.

Kegiatan tersebut digelar di Lapangan Apel Mako Polres Morowali, Desa Bente, Kecamatan Bungku Tengah, Kamis (12/3/2026).

Apel dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Morowali, Iriane Ilyas, selaku inspektur upacara.

Ia didampingi Kapolres Morowali AKBP Zulkarnain serta Ketua DPRD Morowali Herdianto Marzuki. 

Apel juga dihadiri sejumlah tamu undangan dari berbagai instansi terkait.

Baca juga: Operasi Ketupat Tinombala 2026, Polres Morowali Siapkan 7 Pos untuk Pengamanan Mudik

Dalam amanatnya, Wakil Bupati Morowali menyampaikan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel, sarana, dan prasarana yang akan digunakan selama pelaksanaan operasi.

“Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel maupun sarana dan prasarana, sekaligus wujud komitmen serta sinergitas lintas sektor dalam rangka menyukseskan Operasi Ketupat 2026, sehingga pelaksanaan mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah dapat berjalan aman, nyaman, tertib, dan lancar,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Operasi Ketupat Tinombala 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

Berdasarkan pemetaan kerawanan yang telah dilakukan, terdapat sejumlah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang perlu diantisipasi, seperti kejahatan konvensional, aksi premanisme, balap liar, hingga perkelahian antar kelompok.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, aparat kepolisian diminta meningkatkan patroli rutin dengan melibatkan pengamanan swakarsa, terutama pada titik-titik rawan serta pada jam-jam tertentu.

Selain itu, dilakukan pula pendataan terhadap rumah-rumah kosong yang ditinggalkan warga yang mudik, serta penyediaan layanan penitipan kendaraan bermotor di kantor kepolisian guna memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Baca juga: Buka Puasa Bersama PT Citra Palu Minerals Pererat Silaturahmi dengan Warga Lingkar Tambang di Palu

Usai penyampaian amanat, inspektur apel bersama unsur pimpinan yang hadir melakukan pemeriksaan pasukan serta sarana dan prasarana yang akan digunakan selama pelaksanaan Operasi Ketupat Tinombala 2026.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved