Nelayan Hilang 4 Hari
Dua Nelayan Parigi Moutong Hilang 4 Hari di Teluk Tomini, Selamat Setelah Terapung Gunakan Gabus
Mereka menuju lokasi memancing di perairan Teluk Tomini dengan waktu tempuh sekitar empat jam dari pesisir Bantaya.
Penulis: Abdul Humul Faaiz | Editor: Regina Goldie
Ringkasan Berita:
- Dua nelayan muda asal Kelurahan Bantaya, Parigi Moutong, sempat hilang selama 4 hari di perairan Teluk Tomini.
- Nama korban: Gilang (21) dan Agil (19).
- Mereka berangkat melaut Selasa, 10 Maret 2026, pukul 13.00 Wita menggunakan perahu katinting, tujuan lokasi memancing 4 jam dari pesisir.
- Biasanya hanya memancing semalam, namun tidak kembali ke darat sesuai jadwal.
- Keluarga dan masyarakat mencari secara mandiri tapi tidak membuahkan hasil.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Abdul Humul Faaiz
TRIBUNPALU.COM, PARIGI MOUTONG - Dua nelayan muda asal Kelurahan Bantaya, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, sempat hilang selama empat hari di perairan Teluk Tomini.
Keduanya akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat setelah bertahan hidup dengan cara terapung menggunakan gabus di tengah laut, Sabtu (14/3/2026).
Kedua korban diketahui bernama Gilang (21) dan Agil (19), warga RT 12 RW 06, Kelurahan Bantaya, Kecamatan Parigi.
Berdasarkan laporan Pusdalops BPBD Parigi Moutong, kedua pemuda tersebut berangkat melaut pada Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 13.00 Wita menggunakan perahu jenis katinting.
Mereka menuju lokasi memancing di perairan Teluk Tomini dengan waktu tempuh sekitar empat jam dari pesisir Bantaya.
Baca juga: Mudik dari Palopo, Mahasiswi Asal Tojo Una-una Melahirkan di Mobil
Menurut kebiasaan, kedua nelayan tersebut biasanya hanya memancing satu malam dan kembali ke darat pada pagi hari berikutnya.
Namun hingga beberapa hari kemudian keduanya tidak kunjung kembali ke darat.
Keluarga bersama masyarakat nelayan kemudian melakukan pencarian secara mandiri, tetapi tidak membuahkan hasil.
Peristiwa tersebut akhirnya dilaporkan ke Pos SAR Parigi pada Jumat (14/3/2026) sekitar pukul 22.55 Wita.
Dalam proses pencarian diketahui perahu yang digunakan korban pecah di tengah laut.
Akibatnya, kedua nelayan tersebut terpaksa bertahan hidup dengan cara terapung menggunakan gabus di perairan Teluk Tomini.
Baca juga: Jelang Idul Fitri, Satpol PP Parigi Moutong Sita Cap Tikus dan Miras Bermerek dari Tiga Penjual
Keduanya akhirnya ditemukan oleh nelayan lain yang melintas di lokasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/1000399923jpgADADA.jpg)