Kamis, 16 April 2026

Mudik 2026

Dirlantas Polda Sulteng Imbau Pemudik Waspadai Jalur Rawan Longsor

Agung mengatakan, alat berat dan mobil derek akan tetap disiagakan selama periode Mudik Lebaran di Jalur Kebun Kopi

Penulis: Zulfadli | Editor: mahyuddin
TribunPalu.com/Zulfadli
JALUR MUDIK - Dirlantas Polda Sulteng Kombes Pol Agung Try Widiantoro mengimbau pemudik berhati-hati di jalan, utamanya yang melalui jalur rawan longsor. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli

TRIBUNPALU.COM, PALU – Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Tengah mengungkap sejumlah jalur rawan longsor yang perlu diwaspadai pemudik.

Dirlantas Polda Sulteng Kombes Pol Agung Try Widiantoro menyebut jalur yang perlu mendapat perhatian adalah Jalur Kebun Kopi yang menghubungkan Kabupaten Donggala dan Parigi Moutong.

Hal tersebut disampaikan Agung usai pelepasan peserta program Berani Mudik Gratis di Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Senin (16/3/2026).

Menurutnya, Jalur Kebun Kopi merupakan jalur utama yang kerap dilalui pemudik dari Kota Palu maupun Kabupaten Donggala menuju sejumlah daerah di Sulawesi Tengah seperti Parigi Moutong, Morowali, Morowali Utara, Poso, hingga Tolitoli.

“Untuk lokasi rawan, salah satu yang sudah kita ketahui adalah jalur Kebun Kopi, karena jalur tersebut merupakan jalur utama yang dilalui para pemudik menuju beberapa kabupaten di Sulawesi Tengah,” kata Agung.

Baca juga: Berani Mudik Gratis Resmi Bergulir, Pemprov Sulteng Fasilitasi 1.255 Pemudik

Ia menjelaskan, kawasan tersebut memang dikenal rawan terjadi longsor, terutama saat cuaca ekstrem.

Sebagai langkah antisipasi, pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah stakeholder terkait guna menyiapkan penanganan cepat jika terjadi bencana di jalur tersebut.

“Di kawasan tersebut memang sering terjadi longsor, sehingga kami telah menyiagakan alat berat serta mobil derek beserta operatornya,” ujar Agung.

Agung mengatakan, alat berat dan mobil derek akan tetap disiagakan selama periode Mudik Lebaran di Jalur Kebun Kopi agar penanganan dapat segera dilakukan apabila terjadi longsor atau gangguan di jalan.

Selain jalur Kebun Kopi, pihaknya juga telah memetakan berbagai titik rawan di seluruh kabupaten di Sulawesi Tengah.

“Setiap kabupaten juga memiliki titik kerawanan masing-masing, mulai dari titik rawan kecelakaan, rawan kemacetan, hingga rawan bencana,” tutur Agung.

Baca juga: Zakat Fitrah Menjadi Ritual Pengembalian Manusia pada Fitrahnya

Ia menambahkan, jajaran kepolisian di tingkat wilayah diminta berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Perhubungan untuk pengaturan rambu lalu lintas serta penempatan alat berat di lokasi rawan.

“Sesuai dengan tagline dari Kakorlantas, ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia.’ Karena itu, kami mengharapkan para pemudik untuk selalu memperhatikan keselamatan dalam berlalu lintas serta mematuhi rambu-rambu lalu lintas,” jelas Kombes Pol Agung.

Agung mengingatkan pengemudi, khususnya kendaraan roda empat maupun bus, agar tidak memaksakan diri jika merasa lelah saat perjalanan.

“Apabila merasakan lelah atau mengantuk, silakan beristirahat terlebih dahulu. Kami juga telah menyiapkan pos pengamanan dan pos pelayanan di sejumlah titik di sepanjang jalur menuju daerah tujuan mudik,” kata Agung.(*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved