Jumat, 10 April 2026

Morowali Hari Ini

Kades Bahomoahi Ungkap Kronologi Pemalangan Jalan, Minta Pemda Segera Bertindak

Menurutnya, persoalan ini sudah muncul sejak tahun lalu, saat pemerintahan daerah masih dipimpin oleh penjabat (Pj) bupati. 

|
Penulis: Ismet Togean 20 | Editor: Regina Goldie
Ismet/TribunPalu/Ismet Togean 20
Kades Bahomoahi Ungkap Kronologi Pemalangan Jalan, Minta Pemda Segera Bertindak 

Ringkasan Berita:
  • Aksi Pemalangan Jalan: Warga Desa Bahomoahi melakukan pemalangan sebagai bentuk aspirasi terkait kondisi jalan alternatif yang belum diperbaiki.
  • Kendaraan berat melintas tanpa pengaturan, membuat jalan seperti “sirkuit”.
  • Jalan sebagian belum diaspal, menimbulkan debu yang mengganggu aktivitas warga, terutama di Dusun 2.

Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Ismet 

TRIBUNPALU.COM, MOROWALI — Kepala Desa Bahomoahi, Asep Anwar Musyadat, membeberkan kronologi terjadinya aksi pemalangan jalan oleh warga yang belakangan ini menjadi sorotan.

Saat diwawancarai TribunPalu.com, pada Senin (16/3/2026).

Asep menjelaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi masyarakat kepada pemerintah daerah terkait status jalan alternatif yang hingga kini belum mendapatkan penanganan serius.

Menurutnya, persoalan ini sudah muncul sejak tahun lalu, saat pemerintahan daerah masih dipimpin oleh penjabat (Pj) bupati. 

Kala itu, jalan tersebut direncanakan akan diambil alih oleh pemerintah daerah untuk dilakukan perbaikan.

“Waktu itu sudah ada rencana progres perbaikan kondisi jalan, namun sampai sekarang belum terealisasi,” ujarnya.

Ia berharap pemerintah daerah, khususnya bupati yang baru, dapat segera merespons persoalan tersebut agar tidak berlarut-larut.

Asep menilai, jika tidak ada penanganan serius, kondisi ini berpotensi memicu konflik berkepanjangan, baik antarwarga maupun dengan para pengguna jalan.

Salah satu pemicu utama aksi pemalangan, kata dia, adalah aktivitas kendaraan berat yang melintas tanpa pengaturan yang jelas.

Baca juga: Beroperasi Sejak 2019, SASL and Sons Indonesia di Banggai Peringati HUT ke 7

“Mobil rental yang lewat ini seperti menjadikan jalan sebagai sirkuit. Ini sangat meresahkan warga,” ungkapnya.

Selain itu, kondisi jalan yang sebagian belum diaspal turut memperparah situasi. 

Debu dari kendaraan yang melintas dinilai sangat mengganggu aktivitas masyarakat, khususnya warga di Dusun 2.

“Yang sudah diaspal saja menimbulkan debu, apalagi yang belum. Jelas masyarakat sangat terganggu,” tegasnya.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved