Kamis, 14 Mei 2026

Banggai Hari Ini

Beroperasi Sejak 2019, SASL and Sons Indonesia di Banggai Peringati HUT ke 7

Direktur PT SASL and Sons Indonesia, Nuwan Warnasooriya bersyukur atas operasi perusahaan hingga tahun ketujuh.

Tayang:
Penulis: Alisan | Editor: Regina Goldie
Handover
Peringatan ulang tahun ketujuh PT SASL and Sons Indonesia di Desa Kayutanyo, Kecamatan Luwuk Timur, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Senin (14/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Perayaan Ulang Tahun PT SASL and Sons Indonesia: Perusahaan pengolahan kelapa di Desa Kayutanyo, Banggai, merayakan ulang tahun ketujuh pada Senin (14/3/2026).
  • Kontribusi Perusahaan: Mendukung perekonomian lokal, pertumbuhan ekonomi, dan pengurangan pengangguran di Kabupaten Banggai, meski menghadapi tantangan ekonomi dan geopolitik.

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alisan Lasande

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI–Selama tujuh tahun, PT SASL and Sons Indonesia berkontribusi terhadap perekonomian Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

Pabrik pengolahan kelapa perusahaaan ini berdiri di Desa Kayutanyo, Kecamatan Luwuk Timur, Sulawesi Tengah.

Berjarak sekitar 24 kilometer dari Luwuk, ibukota Kabupaten Banggai.

Direktur PT SASL and Sons Indonesia, Nuwan Warnasooriya bersyukur atas operasi perusahaan hingga tahun ketujuh.

Hal ini karena kekuatan solidaritas dan profesionalitas dari seluruh karyawan. 

Disampaikan Nuwan saat perayaan ulang tahun ketujuh di pabrik, Senin (14/3/2026). 

Sebagai industri dengan produk utama ekspor, kata dia, SASL and Sons Indonesia bisa melalui berbagai rintangan stabilitas perekonomian, nasional, dan geopolitik. 

Perusahaan tetap memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan pengurangan pengangguran di Banggai.

"Dan terus menjadi bagian dari support  pertumbuhan ekonomi daerah," tuturnya, Selasa (17/3/2026).

Anniversary tahun ini, dilaksanakan buka puasa bersama dan mendistribusikan sembako kepada 800 karyawan.

Baca juga: Ketua Pura Martasari: Tujuan Melasti Agar Nyepi Berjalan Tenang Tanpa Gangguan

Selain itu, terdapat berbagai kegiatan pelatihan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dan kultum.

Materi Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) disampaikan dr Andry Aulia dari anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang bertugas di Puskesmas Simpong.

Materi Silent Killer Disease disampaikan oleh dr. Veinels Christian Lomboan sebagai dokter spesiali neurologi bertugas di RSUD Luwuk.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved