Minggu, 10 Mei 2026

Banggai Hari Ini

Melewati Jembatan Lobu, Saksi Sejarah Kerja Paksa di Banggai

Kala itu, jadi jalur lalulintas dari Luwuk, ibukota Kabupaten Banggai ke Poso sampai Kota Palu dan daerah lain. 

Tayang:
Penulis: Alisan | Editor: Fadhila Amalia
Alisan/TribunPalu/Alisan
CAGAR BUDAYA - Jembatan Lobu di Desa Lobu, Kecamatan Lobu, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Minggu (29/3/2026). Jembatan berkonstruksi kayu ini telah ditetapkan sebagau cagar budaya. 

Ringkasan Berita:
  • Jembatan Lobu, dibangun 30 November 1940 pada masa kolonial, kini berusia hampir 86 tahun dan telah ditetapkan sebagai Cagar Budaya oleh Kementerian Kebudayaan.
  • Jembatan sepanjang 130 meter dan lebar 3 meter ini dibangun dengan konstruksi kayu, atap seng, dan baut besar, dulunya menjadi jalur utama dari Luwuk ke Poso dan Palu.
  • Setelah pembangunan jembatan permanen oleh Kementerian PUPR, Jembatan Lobu masih digunakan sesekali warga untuk mengabadikan sejarah dan menikmati pemandangan Sungai Lobu.

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alisan Lasande

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Jembatan Lobu di Desa Lobu, Kecamatan Lobu, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah masih berdiri kokoh.

Jembatan Lobu telah ditetapkan Kementerian Kebudayaan sebagai Cagar Budaya.

Didirikan zaman penjajahan, kini usianya hampir 86 tahun. 

Baca juga: Zodiak Cinta Senin 30 Maret 2026: Cancer Lebih Terbuka, Aquarius Waspada

Tercatat, Jembatan Lobu dibangun 30 November 1940.

Kala itu, jadi jalur lalulintas dari Luwuk, ibukota Kabupaten Banggai ke Poso sampai Kota Palu dan daerah lain. 

Disebutkan, pembangunan jembatan Lobu melibatkan penduduk lokal tanpa upah kerja.

Masyarakat dipekerjakan secara pekerja paksa. 

Kekuatan jembatan ini telah teruji dengan bencana alam.

Desainnya khas jembatan kolonial, berkonstruksi kayu dengan atap seng.

Jembatan Lobu 4676
CAGAR BUDAYA - Jembatan Lobu di Desa Lobu, Kecamatan Lobu, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Minggu (29/3/2026). Jembatan berkonstruksi kayu ini telah ditetapkan sebagau cagar budaya. (Alisan/TribunPalu.com) 

Baut berukuran besar jadi pengunci dinding berwarna cokelat.

Setelah Kemerdekaan, Jembatan Lobu masih tetap digunakan sampai Kementerian PUPR membangun jembatan berkonstruksi besi dan beton.

Baca juga: Di Tengah Proses Cerai, Wardatina Mawa Bocorkan Chat Insanul Fahmi, Ancam Hukuman 20 Tahun Penjara

Informasi diterima TribunPalu.com, tahun 1990 sampai 2003 jembatan masih tetap digunakan.

Jembatan permanen dibangun ketika era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono. 

"Pergi kuliah ke Palu tahun 1990 masih lewat jembatan lama," kata Iskandar, warga Luwuk, Minggu (29/3/2026).

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved