Haji 2026
Pemprov Sulteng Prioritaskan Jemaah Rentan dalam Persiapan Haji 2026
Berdasarkan data Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulteng, dari total 1.751 calon haji, terdapat 351 calon haji lansia memerlukan perhatian.
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Provinsi Sulteng menekankan pelayanan haji yang berpihak pada perempuan, penyandang disabilitas, dan lansia agar aman, nyaman, dan berkeadilan.
- Dari total 1.751 calon haji Sulteng, terdapat 351 lansia yang membutuhkan perhatian khusus terkait kesehatan, pendampingan, dan fasilitas.
- Pemprov mendorong rapat koordinasi dan sinergi seluruh pihak terkait untuk memastikan seluruh tahapan penyelenggaraan haji 2026 berjalan optimal.
TRIBUNPALU.COM - Pemerintah Sulawesi Tengah menggelar rapat koordinasi lintas sektor sebagai langkah awal memastikan seluruh tahapan penyelenggaraan haji 2026 berjalan optimal di Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Jl Sam Ratulangi, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu.
Hal itu guna untuk mematangkan persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2026 dengan memberikan perhatian khusus pada pelayanan bagi kelompok rentan, termasuk perempuan, penyandang disabilitas, dan lansia.
Baca juga: Sulteng Percepat Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca Lewat Rencana Aksi Daerah
Asisten Pemerintahan dan Kesra Sulteng, Farid Rifai Yotolembah, menyampaikan bahwa penyelenggaraan ibadah haji merupakan amanah besar menuntut pelayanan sempurna.
“Khususnya bagi perempuan, disabilitas, dan lansia, wajib kita pahami dan laksanakan dengan sepenuh hati,” ujarnya, Jumat (3/4/2026).
Baca juga: Prediksi Skor Napoli vs AC Milan: Siapa Bisa Kejar Inter Milan di Puncak Klasemen Serie A?
Farid menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dan berbagai instansi terkait untuk menghadirkan layanan yang berkeadilan dan empati.
Berdasarkan data Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulteng, dari total 1.751 calon haji, terdapat 351 calon haji lansia memerlukan perhatian lebih dari sisi kesehatan, pendampingan, dan fasilitas pendukung.
Jumlah ini menegaskan perlunya kesiapan layanan optimal agar seluruh jamaah, terutama kelompok rentan, dapat menunaikan ibadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk.
Farid Rifai Yotolembah menambahkan, koordinasi yang baik juga diperlukan untuk memastikan kesiapan transportasi, akomodasi, kesehatan, dan pelayanan bimbingan manasik haji.
Baca juga: Desa Padang Pujiti Terendam, Pemerintah Tojo Una Una Diminta Transparan
Seluruh pihak diimbau bekerja sama secara konsisten agar pelayanan haji Sulteng tahun 2026 dapat berjalan lancar dan meninggalkan kesan positif bagi jamaah.
“Mari satukan pikiran dan langkah kita demi terwujudnya penyelenggaraan haji yang berkualitas, terhormat, dan berkesan di hati seluruh masyarakat Sulawesi Tengah,” tutup Farid.
Dengan fokus pada kelompok rentan, Pemprov Sulteng berharap penyelenggaraan ibadah haji 2026 tidak hanya sukses secara administratif, tetapi juga memberikan pelayanan aman, nyaman, dan bermartabat bagi seluruh jamaah.(*)
haji
Sulawesi Tengah
Farid Rifai Yotolembah
Pemprov Sulteng
Gubernur Sulawesi Tengah
Kelurahan Besusu Barat
Kecamatan Palu Timur
Kota Palu
Kementerian Haji dan Umrah
jemaah
| Wamenhaj Minta PPIH Luruskan Niat Jadi Petugas Sebelum ke Mekkah |
|
|---|
| Petugas Haji Perempuan Capai 33 Persen Tahun Ini |
|
|---|
| Chiki Fawzi Unggah Pencopotannya sebagai Petugas Haji 2026: Sedih Banget |
|
|---|
| Seragam Petugas PPIH Haji 2026 di Arab Saudi, Didominasi Warna Krem |
|
|---|
| Sulawesi Tengah Hanya Dapat Jatah 5 Kloter di Musim Haji 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Pemprov-Sulteng-Siapkan-Pelayanan-Prioritas-untuk-Kelompok-Rentan-pada-Ibadah-Haji-2026.jpg)