Rabu, 6 Mei 2026

Sulteng Hari Ini

Sekolah di Palu Gelar TKA 2026, SMP Negeri 2 Palu Optimistis Raih Nilai Sempurna

Salah satunya SMP Negeri 2 Palu yang telah melaksanakan gelombang pertama TKA pada Senin (6/4/2026).

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Robit Silmi | Editor: Regina Goldie
TribunPalu.com/Robit Silmi
Plt Kepala SMP Negeri 2 Palu, Erik Ruben, memantau pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) 2026 di pintu Laboratorium Komputer, Senin (6/4/2026), guna memastikan ujian berjalan lancar. 

Ringkasan Berita:
  • SMP Negeri 2 Palu menggelar Tes Kompetensi Akademik (TKA) 2026 untuk 351 siswa kelas IX, dimulai pada 6 April 2026. 
  • Ujian mengukur kemampuan literasi dan numerasi, khususnya Bahasa Indonesia dan Matematika.
  • Sekolah membagi peserta dalam beberapa sesi dengan dua ruangan, menggunakan pengawas silang dari sekolah lain untuk menjaga objektivitas.
  • Fasilitas penunjang seperti komputer, internet, dan TV pengawas berfungsi optimal.

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Robit Silmi

TRIBUNPALU.COM, PALU - Sejumlah sekolah tingkat SMP di Kota Palu mulai menggelar Tes Kompetensi Akademik (TKA) tahun 2026.

Salah satunya SMP Negeri 2 Palu yang telah melaksanakan gelombang pertama TKA pada Senin (6/4/2026).

Pelaksanaan TKA ini diikuti sebanyak 351 siswa kelas IX. 

Ujian tersebut bertujuan mengukur kemampuan akademik siswa, khususnya pada aspek literasi dan numerasi, mengacu pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika.

Plt Kepala SMP Negeri 2 Palu, Erik Ruben, mengaku optimistis para siswanya mampu meraih hasil maksimal, bahkan nilai sempurna.

Optimisme itu, kata dia, sejalan dengan arahan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu yang mendorong setiap sekolah mencapai hasil terbaik.

“Kita optimis karena ada beberapa anak yang benar-benar punya kemampuan yang baik,” ujar Erik kepada wartawan.

Baca juga: Kakanwil Kemnhaj Minta 1.751 CJH Sulteng Patuhi Aturan Bagasi Pesawat

Dalam pelaksanaannya, pihak sekolah membagi peserta ke dalam beberapa sesi dengan menggunakan dua ruangan.

“Kita gunakan dua ruangan, satu ruangan 20 orang dalam satu sesi,” jelasnya.

Untuk menjaga objektivitas, pengawasan dilakukan secara silang dengan melibatkan guru dari sekolah lain.

“Pengawasnya juga dari luar, pengawas silang. Pengawas kita di sini guru dari SMP Negeri 9 Palu,” tambah Erik.

Selain itu, sekolah juga memastikan seluruh fasilitas penunjang ujian berfungsi dengan baik, mulai dari komputer hingga jaringan internet.

“Kita gunakan TV dari kementerian untuk memantau. Fasilitas lainnya seperti internet dan komputer juga semuanya berfungsi dengan baik,” katanya.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved