Sulteng Hari Ini
Program 9 Berani Sulteng Jadi Sorotan Nasional Atasi Kemiskinan
Sulawesi Tengah berhasil masuk nominasi bersama dua provinsi lain di Sulawesi.
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mengikuti validasi lapangan penilaian program penurunan pengangguran yang digelar Kemendagri pada 7 April 2026. Sulteng bersaing dengan Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan.
- Wakil Gubernur Sulteng, dr. Reny A. Lamadjido, menyatakan kesiapan daerah dengan data lengkap terkait penyerapan tenaga kerja, kebijakan daerah, dan regulasi.
- Penilaian dilakukan secara daring melalui Zoom Meeting, melibatkan berbagai perangkat daerah
TRIBUNPALU.COM - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mengikuti proses validasi lapangan penilaian program penurunan pengangguran yang digelar oleh Kemendagri pada Selasa (7/4/2026).
Sulawesi Tengah berhasil masuk nominasi bersama dua provinsi lain di Sulawesi.
Sulawesi Tengah kini bersaing dengan Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan dalam nominasi ini.
Wakil Gubernur Sulteng, Reny A Lamadjido, menekankan kesiapan daerah dalam menghadapi penilaian yang menjadi tolok ukur keberhasilan program pengurangan pengangguran.
Kegiatan ini dilaksanakan melalui Zoom Meeting di Ruang Polibu, dengan seluruh perangkat daerah terkait telah menyiapkan data pendukung secara lengkap.
“Kami siap untuk dinilai. Data yang kami kumpulkan sudah lengkap dan terukur,” kata Reny.
Baca juga: Begini Alur Rujukan Pasien di RSUD Anuntaloko, Dari Sisrute Hingga Koordinasi ke Rumah Sakit Palu
Dokumen yang disiapkan mencakup penyerapan tenaga kerja, kebijakan daerah, serta regulasi seperti Peraturan Gubernur. Validasi ini menjadi bagian penting dari evaluasi kinerja pemerintah daerah oleh Kemendagri.
Reny mengimbau seluruh OPD untuk menjawab pertanyaan tim penilai secara terbuka, sehingga kondisi nyata di lapangan dapat terlihat jelas.
Sekretaris BSKDN Kemendagri, Noudy R.P. Tendean, mengapresiasi keseriusan Sulteng dalam menurunkan angka pengangguran, dan menyoroti program “9 Berani” sebagai inovasi yang progresif dan terukur.
Baca juga: Diusulkan Dapat Perlindungan Indikasi Geografis, Sampel Durian Asaan dan Nambo Diambil
“Saya melihat komitmen kuat dari pemerintah daerah. Program ini menjadi salah satu kekuatan Sulteng,” ujarnya.
Penilaian dilakukan melalui 12 tahapan yang melibatkan Kemendagri, BPS, Kementerian Ketenagakerjaan, akademisi, hingga media. Tahap berikutnya adalah pleno tingkat pusat sebelum ditetapkan melalui SK Menteri Dalam Negeri.
Penghargaan dijadwalkan diumumkan pada pekan pertama Mei 2026. Kepala BPS Sulteng, Daryanto, turut hadir bersama OPD terkait dalam kegiatan ini.
Dengan data yang lengkap dan kerja sama lintas sektor, Sulteng optimistis mampu menjadi salah satu provinsi terbaik dalam menangani pengangguran terbuka. (*)
| Delapan Kabupaten di Sulteng Jadi Fokus Pengembangan Listrik Tenaga Surya |
|
|---|
| Pemprov Sulteng Luncurkan Perda untuk Melindungi Masyarakat Adat |
|
|---|
| Pemprov Targetkan Stunting di Sulteng Turun Jadi 19 Persen di 2026 |
|
|---|
| Sulawesi Tengah Kembangkan Tenaga Surya, Targetkan Pasokan Listrik Merata |
|
|---|
| Wagub Reny Dorong Kabupaten di Sulteng Bentuk Perda Perlindungan Masyarakat Adat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/duyas89d-ya89d-ya89-ya89yad89.jpg)