Senin, 4 Mei 2026

Parigi Moutong Hari Ini

24 Tahun Parigi Moutong, Angka Kemiskinan Masih Sangat Tinggi

Namun di balik perjalanan tersebut, persoalan kemiskinan masih menjadi tantangan besar bagi daerah itu.

Tayang:
Penulis: Abdul Humul Faaiz | Editor: Regina Goldie
Handover
Kabupaten Parigi Moutong telah berusia 24 tahun sejak resmi menjadi daerah otonom. 

Ringkasan Berita:
  • Kabupaten Parigi Moutong kini berusia 24 tahun sejak menjadi daerah otonom. 
  • Meski telah mengalami kemajuan di berbagai sektor seperti infrastruktur, pertanian, perikanan, dan pelayanan publik, masalah kemiskinan masih menjadi tantangan utama.
  • Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyebut angka kemiskinan di daerah tersebut masih sekitar 12 persen, tergolong tinggi. Ia menargetkan penurunan hingga sekitar 5 persen dalam lima tahun ke depan.

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Abdul Humul Faaiz

TRIBUNPALU.COM, PARIGI MOUTONG - Kabupaten Parigi Moutong telah berusia 24 tahun sejak resmi menjadi daerah otonom.

Namun di balik perjalanan tersebut, persoalan kemiskinan masih menjadi tantangan besar bagi daerah itu.

Hal itu disampaikan Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, saat memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten Parigi Moutong di halaman Kantor Bupati Parigi Moutong, Jumat (10/4/2026).

Dalam sambutannya, Anwar Hafid lebih dulu menyampaikan salam hormat kepada para tokoh pejuang pemekaran Parigi Moutong serta seluruh masyarakat yang hadir pada upacara tersebut.

Ia mengatakan, perjuangan panjang para tokoh daerah melahirkan Kabupaten Parigi Moutong tidak lepas dari harapan agar pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih baik.

Menurutnya, pemekaran daerah diharapkan mampu mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.

Selama 24 tahun berdiri, Parigi Moutong dinilai telah menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan di berbagai sektor pembangunan.

Beberapa capaian yang terlihat antara lain peningkatan infrastruktur, pengembangan sektor pertanian dan perikanan, serta penguatan pelayanan publik.

Baca juga: Rusia Umumkan Gencatan Senjata 32 Jam Saat Perayaan Paskah Ortodoks

Meski demikian, Anwar Hafid menegaskan bahwa dirinya tidak ingin terlalu banyak membahas prestasi yang telah dicapai pemerintah daerah.

Ia justru mengingatkan bahwa masih ada tantangan besar yang harus dihadapi bersama oleh pemerintah daerah dan masyarakat.

“Tantangan utama kita, musuh utama kita di Parigi Moutong ini adalah kemiskinan,” kata Anwar Hafid.

Ia menyebutkan, angka kemiskinan di Parigi Moutong saat ini masih berada di kisaran 12 persen.

Menurutnya, angka tersebut masih tergolong tinggi jika dibandingkan dengan target pembangunan kesejahteraan masyarakat di daerah tersebut.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved