Sigi Hari Ini
Sigi Andalkan Pertanian dan Pariwisata sebagai Penggerak Ekonomi Daerah
Salah satu destinasi unggulan terus dikembangkan adalah Danau Lindu memiliki potensi besar dalam menarik kunjungan wisatawan.
Penulis: Andika Satria Bharata | Editor: Fadhila Amalia
Ringkasan Berita:
- Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, menegaskan kedua sektor ini menjadi pilar utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Sigi.
- Pemerintah daerah fokus mengembangkan Danau Lindu sebagai destinasi unggulan serta menyelenggarakan festival budaya dan kuliner untuk menarik wisatawan dan menggerakkan ekonomi lokal.
- Melalui program strategis seperti Koperasi Merah Putih, petani dibantu dari akses permodalan, distribusi hasil panen, hingga stabilitas harga.
Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Andika Satria Bharata
TRIBUNPALUSIG.COM, SIGI – Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae menegaskan bahwa sektor pertanian dan pariwisata menjadi kekuatan utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Sigi.
Hal tersebut disampaikannya dalam wawancara bersama Kompas Tv, di Desa Kota Pulu, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Minggu (12/4/2026).
Menurutnya, kedua sektor tersebut saling mendukung dan memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan.
Baca juga: Angka Cerai Meningkat di Parigi Moutong, Perempuan Lebih Banyak Ajukan Gugatan
Ia menjelaskan, meskipun Kabupaten Sigi tidak memiliki wilayah laut, daerah ini dianugerahi sumber daya alam yang melimpah, terutama lahan pertanian produktif serta destinasi wisata alam yang menarik.
Salah satu destinasi unggulan terus dikembangkan adalah Danau Lindu memiliki potensi besar dalam menarik kunjungan wisatawan.
Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong penyelenggaraan berbagai festival budaya dan kuliner sebagai strategi untuk meningkatkan daya tarik wisata sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.
Di sektor pertanian, Rizal menekankan pentingnya peningkatan kesejahteraan petani melalui program strategis, termasuk penguatan kelembagaan ekonomi berbasis koperasi.
Ia menyebut konsep Koperasi Merah Putih sebagai salah satu solusi untuk menciptakan kemandirian petani, mulai dari akses permodalan, distribusi hasil panen, hingga menjaga stabilitas harga di pasar.
Baca juga: Wisatawan Dilarang Masuk, Telaga Angin Napu di Poso Fokus Rehabilitasi
“Tujuan kita jelas, petani tidak lagi kesulitan menjual hasil panen. Ada sistem yang menjamin harga dan pasar,” tegasnya.
Dengan penguatan sektor pertanian dan pariwisata, Pemerintah Kabupaten Sigi optimistis mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat posisi daerah sebagai salah satu wilayah potensial di Sulawesi Tengah.(*)
| Dua Warga Sigi Diciduk Satresnarkoba Polresta Palu, 5 Paket Sabu Seberat 3,944 Gram Disita |
|
|---|
| Praperadilan Tersangka Kasus Kekerasan Seksual Ditolak Hakim, Penyidikan Polres Sigi Sah |
|
|---|
| Tanambulava Jadi Kecamatan Pertama di Sigi Tuntaskan Rembuk Stunting untuk RKPDes 2027 |
|
|---|
| Kecamatan Marawola Kawal Pemutakhiran Data BPJS PBI, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran |
|
|---|
| Program Berani Lancar Dimulai, Ketua DPRD Sigi Optimistis Jalan Palu–Kulawi Segera Tuntas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Sigi-Andalkan-Pertanian-dan-Pariwisata.jpg)