Kamis, 16 April 2026

Morowali Hari Ini

Jalan Hauling Simbatu Morowali Terulang Kecelakaan, Standar Keselamatan Dipertanyakan

Berdasarkan informasi dihimpun TribunPalu.com, sebuah mobil bermuatan dilaporkan terbalik saat melintas di jalan hauling tersebut. 

Penulis: Ismet Togean 20 | Editor: Fadhila Amalia
Handover/Handover
KECELAKAAN - Kecelakaan kembali terjadi di jalan hauling (holing) kawasan tambang Site Simbatu, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Rabu (15/4/2026) malam. 
Ringkasan Berita:
  • Sebuah mobil bermuatan terbalik di jalan hauling kawasan tambang Site Simbatu, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Rabu (15/4/2026) malam. Sopir mengalami luka di siku dan paha, tanpa korban jiwa.
  • Jalan hauling yang digunakan kendaraan berat tinggi setiap hari diduga belum memenuhi standar keselamatan.
  • Insiden ini menambah panjang daftar kecelakaan di lokasi yang sama, memicu perlunya evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan di jalur tambang Site Simbatu.

Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Ismet

TRIBUNPALU.COM, MOROWALI - Kecelakaan kembali terjadi di jalan hauling (holing) kawasan tambang Site Simbatu, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Rabu (15/4/2026) malam.

Insiden ini menambah panjang daftar kecelakaan di jalur tersebut yang terus menjadi sorotan, khususnya terkait aspek keselamatan kerja di kawasan pertambangan.

Berdasarkan informasi dihimpun TribunPalu.com, sebuah mobil bermuatan dilaporkan terbalik saat melintas di jalan hauling tersebut. 

Baca juga: Badan Karantina Indonesia Pastikan Sapi Kurban Sulteng Dipasok ke Luar Daerah Bebas PMK

Kendaraan terlihat dalam posisi terbalik dengan muatan yang masih berada di dalamnya.

Akibat kejadian itu, sopir mengalami luka di bagian siku dan paha. 

Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Sumber menyebutkan, sopir tersebut merupakan pekerja dari salah satu perusahaan, yakni PT Morowali Indo Makmur (MIM).

Jalan hauling di kawasan Site Simbatu diketahui digunakan oleh sejumlah perusahaan tambang, dengan aktivitas kendaraan berat yang cukup tinggi setiap harinya.

Kecelakaan yang kembali terjadi ini memicu pertanyaan serius terkait standar keselamatan di jalur tersebut. 

Pasalnya, insiden serupa dilaporkan telah berulang kali terjadi di lokasi yang sama.

Kondisi jalan hauling yang diduga belum memenuhi standar keselamatan kembali menjadi sorotan. 

Minimnya perawatan serta tingginya intensitas kendaraan berat disebut-sebut menjadi faktor utama yang meningkatkan risiko kecelakaan.

Baca juga: RDP Bahas STPN, Kanwil BPN Sulteng Perkuat SDM Pertanahan Melalui Pendidikan Kedinasan

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan terkait.

Peristiwa ini semakin mempertegas perlunya evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan di jalan hauling Site Simbatu, guna mencegah insiden serupa kembali terjadi di masa mendatang.(*) 

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved