Jumat, 17 April 2026

Sulteng Hari Ini

Karambangan Poso Hipnotis Penonton di Karnaval HUT ke-62 Sulteng

Ada banyak atraksi budaya yang ditampilkan peserta dari berbagai daerah.

Penulis: Citizen Reporter | Editor: Regina Goldie
Handover
Penampilan karambangan, musik tradisional khas Kabupaten Poso, mencuri perhatian di karnaval budaya perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Tengah. 

Ringkasan Berita:
  • Di karnaval budaya HUT ke-62 Provinsi Sulawesi Tengah, kesenian karambangan asal Kabupaten Poso mencuri perhatian warga Palu. 
  • Penampilan digelar di Jl. Moh. Yamin, di depan Joyokodi Convention Center, menampilkan musik tradisional dengan alat seperti gitar, juk, geso-geso, seruling, dan ganda. 
  • Lirik lagu menggunakan syair kayori dalam bahasa Pamona, menyampaikan sukacita dan rasa terima kasih.

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Vinsen Sulu

TRIBUNPALU.COM, PALU - Penampilan karambangan, musik tradisional khas Kabupaten Poso, mencuri perhatian di karnaval budaya perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Tengah.

Tontonan budaya itu digelar di Jl Moh. Yamin, Kelurahan Tanamodindi, Kota Palu, Senin (13/4/2026).

Lokasinya tepat didepan Joyokodi Convention Center (JCC) Kota Palu.

Ada banyak atraksi budaya yang ditampilkan peserta dari berbagai daerah.

Salah satunya karambangan tampil dengan alunan musik khas dan syair tradisional yang sarat makna.

Karambangan sendiri merupakan kesenian musik daerah asal Poso, Sulawesi Tengah.

Karambangan diiringi sejumlah alat musik tradisional seperti gitar, juk, geso-geso, seruling, hingga ganda (gendang). 

Baca juga: Alfres Tonggiroh: KPPD di Akmil Jadi Momentum Tingkatkan Kapasitas dan Wawasan Kepemimpinan

Keunikan lainnya terletak pada lirik lagu yang menggunakan syair kayori dalam bahasa suku Pamona.

Dalam penampilannya, para pemain karambangan membawakan lagu dengan irama harmonis yang dipadukan dengan petikan gitar dan bunyi gendang yang ritmis.

Lirik yang dinyanyikan, seperti “Ode ine seselero, seselero dakuendo endo…”, menggambarkan rasa sukacita dan ungkapan terima kasih atas undangan dalam perayaan tersebut.

Tak hanya itu, penampilan semakin semarak dengan kehadiran peserta yang mengenakan kostum burung rangkong atau burung alo. 

Mereka menari mengikuti alunan musik di belakang para pemain.

Baca juga: Kenakan Busana Kuning Emas, Suku Andio dari Banggai Pukau Penonton Karnaval HUT ke-62 Sulteng

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved