Jumat, 17 April 2026

Sulteng Hari Ini

Dinkes Sulteng Minta Warga Periksakan Diri dan Pastikan Imunisasi Balita Lengkap

Dinkes Sulteng juga terus memantau kasus suspek dan terkonfirmasi di berbagai wilayah untuk memastikan tindakan pencegahan berjalan efektif.

Editor: Fadhila Amalia
Handover/Handover
GEJALA CAMPAK - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulawesi Tengah mengimbau masyarakat untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala campak. 
Ringkasan Berita:
  • Masyarakat mengalami gejala campak diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan, dan orang tua harus memastikan imunisasi balita lengkap sesuai usia
  • Fokus Pencegahan: Imunisasi MR bagi anak usia 9–59 bulan menjadi langkah utama memutus rantai penularan campak.
  • Tokoh masyarakat, tokoh adat, dan pemerintah setempat diminta berperan aktif untuk meningkatkan cakupan imunisasi, serta masyarakat dianjurkan tetap menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

TRIBUNPALU.COM, PALU – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulawesi Tengah mengimbau masyarakat untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala campak.

Imbauan ini juga ditujukan bagi orang tua agar memastikan imunisasi anak, terutama balita, lengkap sesuai usia.

Ketua Tim Kerja Surveilans dan Imunisasi Dinkes Sulteng, Ahsan, menekankan pentingnya langkah ini untuk mencegah penyebaran campak di tengah masyarakat.

Baca juga: Dinkes Sulteng Imbau Masyarakat Terapkan PHBS untuk Cegah Penyebaran Campak

“Jika mengalami gejala campak, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan. Bagi orang tua yang memiliki balita, pastikan imunisasi anak lengkap sesuai usia,” ujarnya saat ditemui di Kota Palu, Jumat (17/4/2026).

Dinkes Sulteng menegaskan bahwa imunisasi MR (Measles-Rubella) menjadi langkah utama dalam memutus rantai penularan campak, terutama bagi anak-anak usia 9 hingga 59 bulan.

Dinkes Sulteng juga terus memantau kasus suspek dan terkonfirmasi di berbagai wilayah untuk memastikan tindakan pencegahan berjalan efektif.

Selain itu, Ahsan mengajak dukungan dari tokoh masyarakat, tokoh adat, dan pemerintah setempat agar cakupan imunisasi meningkat dan risiko penularan dapat ditekan.

Baca juga: Sejak Januari hingga April 2026, 913 Kasus Campak Tercatat di Sulawesi Tengah

Masyarakat diimbau tetap menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai upaya pencegahan tambahan.(*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved