Sulteng Hari Ini
Dinkes Sulteng Minta Warga Periksakan Diri dan Pastikan Imunisasi Balita Lengkap
Dinkes Sulteng juga terus memantau kasus suspek dan terkonfirmasi di berbagai wilayah untuk memastikan tindakan pencegahan berjalan efektif.
Ringkasan Berita:
- Masyarakat mengalami gejala campak diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan, dan orang tua harus memastikan imunisasi balita lengkap sesuai usia
- Fokus Pencegahan: Imunisasi MR bagi anak usia 9–59 bulan menjadi langkah utama memutus rantai penularan campak.
- Tokoh masyarakat, tokoh adat, dan pemerintah setempat diminta berperan aktif untuk meningkatkan cakupan imunisasi, serta masyarakat dianjurkan tetap menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
TRIBUNPALU.COM, PALU – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulawesi Tengah mengimbau masyarakat untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala campak.
Imbauan ini juga ditujukan bagi orang tua agar memastikan imunisasi anak, terutama balita, lengkap sesuai usia.
Ketua Tim Kerja Surveilans dan Imunisasi Dinkes Sulteng, Ahsan, menekankan pentingnya langkah ini untuk mencegah penyebaran campak di tengah masyarakat.
Baca juga: Dinkes Sulteng Imbau Masyarakat Terapkan PHBS untuk Cegah Penyebaran Campak
“Jika mengalami gejala campak, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan. Bagi orang tua yang memiliki balita, pastikan imunisasi anak lengkap sesuai usia,” ujarnya saat ditemui di Kota Palu, Jumat (17/4/2026).
Dinkes Sulteng menegaskan bahwa imunisasi MR (Measles-Rubella) menjadi langkah utama dalam memutus rantai penularan campak, terutama bagi anak-anak usia 9 hingga 59 bulan.
Dinkes Sulteng juga terus memantau kasus suspek dan terkonfirmasi di berbagai wilayah untuk memastikan tindakan pencegahan berjalan efektif.
Selain itu, Ahsan mengajak dukungan dari tokoh masyarakat, tokoh adat, dan pemerintah setempat agar cakupan imunisasi meningkat dan risiko penularan dapat ditekan.
Baca juga: Sejak Januari hingga April 2026, 913 Kasus Campak Tercatat di Sulawesi Tengah
Masyarakat diimbau tetap menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai upaya pencegahan tambahan.(*)
| Sejak Januari hingga April 2026, 913 Kasus Campak Tercatat di Sulawesi Tengah |
|
|---|
| Suspek Campak di Sulteng Turun Jadi 53 Kasus, Dinkes Imbau Jaga PHBS dan Lengkapi Vaksin |
|
|---|
| Persibal FC Tersingkir, AKL 88 FC Melaju ke Semifinal Liga 4 Piala Gubernur |
|
|---|
| Ekspor Durian Beku ke Tiongkok, Kabupaten Sigi Sumbang 56 Ton Capai Rp5,6 Miliar |
|
|---|
| 1.981 Kopdes Merah Putih Serap Ribuan Tenaga Kerja Sulteng |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Kota-Palu-Gelar-ORI-Campak-2026-Anak-Usia-959-Bulan-Jadi-Sasaran.jpg)