Minggu, 19 April 2026

PDIP Sulteng

DPD PDI Perjuangan Gelar Rakor, Bahas Kesiapan Kader Menuju Pemilu 2029

Rakor itu dilaksanakan untuk penyamaan persepsi untuk menghadapi Pemilu 2029.

Penulis: Supriyanto | Editor: Regina Goldie
TribunPalu.com/Supriyanto
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sulteng, Muharram Nurdin. 
Ringkasan Berita:
  • Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sulteng, Muharram Nurdin, menyampaikan rencana Rapat Koordinasi (Rakor) setelah kegiatan Halal Bihalal di Palu, Sabtu (18/4/2026). 
  • Rakor bertujuan menyamakan persepsi kader menghadapi Pemilu 2029, termasuk perubahan aturan Pilpres tanpa ambang batas (threshold) berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi. 
  • Selain itu, partai juga menyiapkan strategi menghadapi Pemilu legislatif yang dibagi menjadi pemilu nasional dan lokal.

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Supriyanto Ucok

TRIBUNPALU.COM, PALU - Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sulteng, Muharram Nurdin mengatakan bahwa selain Halal bi Halal, DPD PDI Perjuangan bakal menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama seluruh kader partai yang hadir.

Hal itu ia sampaikan seusai kegiatan halal bihalal di sekretariat yang berlokasi di Jalan Sungai Ogomojolo, Kelurahan Ujuna, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu pada Sabtu (18/4/2026).

Rakor itu dilaksanakan untuk penyamaan persepsi untuk menghadapi Pemilu 2029.

Menurutnya, Landscape pemilu kali ini cukup berbeda dari periode sebelumnya

Baca juga: Nilam Sari Lawira Kembali Pimpin DPW Nasdem Sulteng Periode 2026–2029

Berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan pilpres kedepannya tidak ada tresshold berdasarkan perhitungan kursi.

Sekadar diketahui, batasan Tresshold 20 persen atau 25 persen suara sah nasional diatur dalam Undang-undang no 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu).

"Tentu dinamika dan tantangannya pasti lain, hal ini yang akan kami konsolidasikan," katanya.

Lebih lanjut, Mantan Ketua DPD PDI Perjuangan Sulteng itu juga membahas terkait pemilu legislatif.

Hal itu menjadi atensi DPD PDI Perjuangan berdasarkan putusan MK yang membagi pemilu menjadi dua yaitu Pemilu nasional dan pemilu lokal.

"Tentu partai harus bersiap untuk menghadapi itu," jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved