Sulteng Hari Ini
Mensos RI Bantu Penebusan Ijazah hingga Kebutuhan Eks Napiter di Sulteng
Kemensos mengalokasikan dana untuk penebusan ijazah dan tunggakan SPP sebesar Rp20.920.000 bagi 20 penerima manfaat.
Ringkasan Berita:
- Kemensos menyalurkan bantuan penebusan ijazah dan tunggakan SPP sebesar Rp20,92 juta untuk 20 penerima di Sulawesi Tengah.
- Bantuan juga diberikan untuk pemenuhan kebutuhan hidup layak bagi 70 eks napiter dengan total anggaran Rp105,21 juta.
- Program ini bertujuan mendukung reintegrasi sosial, akses pendidikan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Sulteng.
TRIBUNPALU.COM, PALU – Kementerian Sosial Republik Indonesia menyalurkan sejumlah bantuan sosial di Sulawesi Tengah mencakup berbagai sektor, mulai dari pendidikan hingga reintegrasi sosial bagi eks narapidana terorisme (eks napiter).
Bantuan tersebut menjadi bagian dari program penguatan sosial turut mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendukung program prioritas nasional, termasuk pengembangan Sekolah Rakyat.
Dalam penyaluran bantuan tersebut, Kemensos mengalokasikan dana untuk penebusan ijazah dan tunggakan SPP sebesar Rp20.920.000 bagi 20 penerima manfaat.
Baca juga: Pemprov Sulteng Targetkan 1.000 Siswa Terserap di Sekolah Rakyat 2026
Program ini diharapkan membantu masyarakat yang terkendala administrasi pendidikan agar dapat kembali melanjutkan pendidikan atau memperoleh hak akademiknya.
Selain itu, Kemensos juga memberikan bantuan pemenuhan kebutuhan hidup layak bagi eks narapidana terorisme dengan total anggaran sebesar Rp105.210.000 untuk 70 penerima manfaat.
Bantuan ini ditujukan untuk mendukung proses reintegrasi sosial agar para penerima dapat kembali beraktivitas secara produktif di tengah masyarakat.
Tidak hanya itu, pemerintah juga menyalurkan berbagai bantuan lainnya di Sulawesi Tengah, seperti bantuan operasi katarak, khitanan massal, bantuan alat bantu disabilitas, hingga program pemberdayaan ekonomi bagi kelompok rentan.
Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan merupakan bentuk kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung.
Ia menegaskan bahwa program-program sosial tersebut juga selaras dengan upaya pengentasan kemiskinan melalui peningkatan akses pendidikan dan pemberdayaan ekonomi.
Baca juga: Sekolah Rakyat Permanen di Sigi Segera Dibangun, Jadi Solusi Pendidikan Warga Miskin
Menurutnya, setiap bantuan yang disalurkan diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi penerima manfaat, terutama dalam memperbaiki kualitas hidup mereka.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menyambut baik penyaluran bantuan tersebut dan berharap program-program sosial dari Kemensos dapat terus berlanjut serta tepat sasaran.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan masyarakat yang menerima manfaat dapat lebih mandiri dan memiliki kesempatan yang lebih baik dalam meningkatkan taraf hidupnya.(*)
| BPBD Sulteng Gelar Peralatan Jelang Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional 2026 |
|
|---|
| Gus Ipul Targetkan Kuota Sekolah Rakyat Naik Dua Kali Lipat di 2027 |
|
|---|
| Mensos Gus Ipul Apresiasi Keberhasilan Program Sekolah Rakyat di Sulawesi Tengah |
|
|---|
| ESDM Sulteng Tegaskan Pengurusan RKAB Gratis, Bantah Ada Pungutan Ratusan Juta |
|
|---|
| Mensos Pastikan Sekolah Rakyat Permanen Segera Dibangun di Sigi, Target Mulai Tahun Ini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/s890a-ya89dys8ajpg.jpg)