Selasa, 21 April 2026

Sulteng Hari Ini

Pemprov Sulteng Targetkan 1.000 Siswa Terserap di Sekolah Rakyat 2026

Sejumlah pemerintah kabupaten juga tengah menyiapkan lahan untuk diajukan ke pemerintah pusat sebagai lokasi Sekolah Rakyat.

Editor: Fadhila Amalia
TribunPalu.com/Zulfadli
SEKOLAH RAKYAT - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menargetkan sebanyak 1.000 siswa dapat terserap dalam program Sekolah Rakyat pada tahun 2026. 
Ringkasan Berita:
  • Pemprov Sulawesi Tengah menargetkan 1.000 siswa dapat terserap dalam program Sekolah Rakyat pada tahun 2026.
  • Saat ini sudah terdapat empat Sekolah Rakyat rintisan di Sulteng yang tersebar di Palu, Sigi, Tojo Una-Una, dan Buol.
  • Pemerintah daerah terus menyiapkan lahan dan mendukung program Sekolah Rakyat sebagai upaya perluasan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

TRIBUNPALU.COM, PALU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menargetkan sebanyak 1.000 siswa dapat terserap dalam program Sekolah Rakyat pada tahun 2026.

Hal tersebut disampaikan dalam rangka mendukung program nasional Sekolah Rakyat yang digagas pemerintah pusat untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyatakan bahwa pihaknya siap mendukung penuh pelaksanaan program tersebut di daerah.

Baca juga: Yamaha Racing Indonesia Berjaya di Sepang, Candra Hermawan Kembali Naik Podium

Ia menyebut saat ini telah terdapat empat Sekolah Rakyat rintisan di Sulawesi Tengah tersebar di Kota Palu, Kabupaten Sigi, Kabupaten Tojo Una-Una, dan Kabupaten Buol.

Menurutnya, sejumlah pemerintah kabupaten juga tengah menyiapkan lahan untuk diajukan ke pemerintah pusat sebagai lokasi pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat.

Pemprov Sulteng juga berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah pusat dalam memastikan program ini berjalan optimal dan tepat sasaran.

Baca juga: Sekolah Rakyat Permanen di Sigi Segera Dibangun, Jadi Solusi Pendidikan Warga Miskin

Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan upaya pemerintah dalam memberikan akses pendidikan yang lebih luas, terutama bagi keluarga kurang mampu, sebagai bagian dari strategi pengentasan kemiskinan melalui sektor pendidikan.(*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved