Kamis, 23 April 2026

Donggala Hari Ini

111 Peserta Berebut 32 Posisi Paskibraka Donggala 2026

Dari ratusan pendaftar awal, kini tersisa 111 peserta yang akan memperebutkan 32 posisi dalam pasukan Paskibraka.

Editor: Fadhila Amalia
Misna/TribunPalu.com
ILUSTRASI PASKIBRAKA - Proses seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, tahun 2026 terus berlanjut dengan persaingan yang semakin ketat. 
Ringkasan Berita:
  • Seleksi Paskibraka Donggala 2026 menyisakan 111 peserta yang bersaing memperebutkan 32 posisi.
  • Proses seleksi dilakukan secara digital melalui sistem BPIP untuk menjamin transparansi dan objektivitas.
  • Peserta harus lolos tes akademik, kesehatan, serta memenuhi standar fisik yang telah ditetapkan.

TRIBUNPALU.COM, DONGGALA - Proses seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, tahun 2026 terus berlanjut dengan persaingan yang semakin ketat.

Dari ratusan pendaftar awal, kini tersisa 111 peserta yang akan memperebutkan 32 posisi dalam pasukan Paskibraka.

Kepala Bidang Bina Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Badan Kesbangpol Donggala, Abdul Jabar, menjelaskan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan secara digital dan terintegrasi melalui sistem online milik Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI.

Baca juga: BMKG Sinkronkan Informasi Cuaca demi Tingkatkan Keselamatan Penerbangan

Menurutnya, penerapan sistem tersebut bertujuan untuk menjamin transparansi dan objektivitas dalam setiap tahapan seleksi, sehingga tidak ada intervensi dari pihak mana pun.

“Proses seleksi tahun ini tidak lagi dilakukan secara manual. Mulai dari Tes Inteligensia Umum hingga Tes Wawasan Kebangsaan, semuanya melalui aplikasi. Jika peserta tidak mencapai ambang batas, otomatis gugur oleh sistem,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).

Selain tes berbasis aplikasi, peserta juga harus melalui berbagai tahapan lain seperti tes kesehatan, parade, samapta, peraturan baris-berbaris (PBB), hingga wawancara.

Standar fisik juga menjadi syarat mutlak dalam seleksi ini.

Untuk peserta putra, tinggi badan minimal ditetapkan antara 170 hingga 180 sentimeter, sementara putri 165 hingga 175 sentimeter.

Abdul Jabar menambahkan, ketatnya standar seleksi membuat sejumlah peserta dari beberapa wilayah belum berhasil lolos, baik karena nilai tidak mencapai ambang batas maupun tidak memenuhi kriteria fisik.

Baca juga: BMKG Gelar Sekolah Lapang Meteorologi Penerbangan di Palu, Perkuat Keselamatan Penerbangan

Dengan sistem seleksi yang ketat dan terstandar tersebut, diharapkan peserta yang terpilih nantinya benar-benar memiliki kualitas terbaik, baik dari sisi intelektual, wawasan kebangsaan, maupun kesiapan fisik.(*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved