Banggai Hari Ini
Pelajar SMK di Luwuk Diduga Curi HP dan Jual di Toko Ponsel Lokal
Kasat Reskrim, AKP Nur Arifin, membenarkan penangkapan tersebut berdasarkan laporan polisi yang dibuat orang tua korban.
Ringkasan Berita:
- Seorang pelajar SMK, MF (17) asal Kota Luwuk, diamankan Tim Opsnal Resmob Tompotika Polres Banggai atas dugaan pencurian HP milik pelajar lain.
- MF diketahui telah mengambil dan menjual HP seharga Rp600.000, serta mengaku pernah lima kali melakukan pencurian, sebagian di dalam rumah keluarga dan milik teman.
- Kasus ditangani Unit PPA Sat Reskrim karena pelaku masih di bawah umur,
TRIBUNPALU.COM - MF (17), seorang pelajar asal Kota Luwuk , diamankan Tim Opsnal Resmob Tompotika Polres Banggai atas dugaan pencurian HP.
Kasat Reskrim, AKP Nur Arifin, membenarkan penangkapan tersebut berdasarkan laporan polisi yang dibuat orang tua korban.
Peristiwa terjadi pada Kamis sekitar jam 15.30 Wita, korban inisial RH seorang pelajar MTS saat hendak pulang sekolah, mendapati Hp merk Realme Note 6 miliknya telah hilang yang sebelumnya tersimpan disadel (jock) motor.
Berdasarkan penyelidikan, MF diketahui mengambil HP tersebut dan menjualnya melalui counter HP seharga Rp600.000. Dimana uangnya telah digunakan pelaku untuk keperluan pribadi.
“Dari pengakuan pelaku bahwa ia sudah 5 kali melakukan pencurian Hp. Sebelumnya ia mengambil Hp milik temannya, akan tetapi telah dikembalikan lagi. Sedangkan 3 kali kejadian lainnya terjadi di dalam rumah, milik keluarga,” sebut Arifin.
Baca juga: Pertamina Pastikan Penyaluran Gas 5,5 Kg di Banggai Tetap Berjalan, Tambah Pasokan Bertahap
Kasus ini telah dikoordinasikan dengan Unit PPA Sat Reskrim Polres Banggai karena pelaku masih berstatus pelajar SMK Kelas 10.
Sementara itu, MF beserta barang bukti kini diamankan di Polres Banggai untuk proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.
Kasat Reskrim menegaskan pentingnya pengawasan di lingkungan sekolah dan keluarga agar kejadian serupa tidak terulang dan menghimbau masyarakat untuk selalu menjaga barang berharga dengan baik. (*)
| Dana Transfer Pusat ke Banggai Turun Rp646 Miliar Dibandingkan 2024 |
|
|---|
| Bahas PI, Dirut Banggai Energi Dampingi Gubernur dan Bupati ke SKK Migas |
|
|---|
| Ratusan Miliar Dana Transfer 2025 Tak Terealisasi, Pemkab Banggai Surati Menkeu |
|
|---|
| Muncul Kabut di Banggai, BMKG Sebut Fenomen Haze |
|
|---|
| Rp263 Miliar Dana Transfer Pusat dan Daerah Tak Masuk di APBD Banggai 2025 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/DAS90UDA9U-D9A-UD9AJPG.jpg)