Sulteng Hari Ini
Pemprov Sulteng Perkuat Kolaborasi dengan APINDO untuk Ekosistem Usaha Sehat
Kolaborasi adalah kata kunci menjawab tantangan dunia usaha yang makin dinamis.
Penulis: Supriyanto | Editor: Regina Goldie
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mendorong penguatan kolaborasi dengan APINDO untuk menciptakan ekosistem usaha yang sehat dan berdaya saing.
- Hal ini disampaikan saat Rapat Kerja dan Konsultasi Provinsi APINDO Sulteng pada 25 April 2026 di Palu.
- Gubernur Anwar Hafid melalui Kadis Perindag Richard Djanggola menekankan pentingnya program kerja yang adaptif, inovatif, dan kolaboratif untuk percepatan pertumbuhan ekonomi.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Supriyanto Ucok
TRIBUNPALU.COM, PALU - Pemerintah provinsi Sulteng terus mendorong penguatan kolaborasi dengan APINDO (Asosiasi Pengusaha Indonesia) guna menciptakan ekosistem usaha yang sehat dan berdaya saing di Sulawesi Tengah.
Hal tersebut diungkapkan Gubernur Sulteng, Anwar Hafid melalui Kepala Dinas Perindag (Perindustrian dan Perdagangan) Richard A Djanggola saat membuka Rapat Kerja dan Konsultasi Provinsi APINDO Sulteng di Aula Millenium Gym Jl Monginsidi Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu pada Sabtu (25/4/2026).
Kolaborasi adalah kata kunci menjawab tantangan dunia usaha yang makin dinamis.
Oleh karena itu, momentum rapat kerja diharapkan efektif untuk merumuskan program-program kerja organisasi yang adaptif, inovatif dan kolaboratif dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat Sulteng.
"Mari kita jadikan momentum rapat kerja dan konsultasi provinsi ini sebagai titik awal untuk memperkuat komitmen dan kolaborasi dalam membangun Sulawesi Tengah dengan semangat kebersamaan," ucap Richard Djanggola.
Turut hadir di acara itu Anggota DPRD Sulteng Hasan Patongai, Plt Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dony Kurnia Budjang, Perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Sulteng, Agus Triyana dan mitra lembaga terkait.
Baca juga: DPP MIPI Dikukuhkan, Bupati Banggai Dukung Tata Kelola Pemerintahan Efektif
Lebih lanjut, ketua APINDO Sulteng, Wijaya Chandra berharap forum rapat kerja dan konsultasi provinsi yang pertama ini
dapat memperkuat struktur organisasi dan mendorong iklim usaha yang berdaya saing lewat program-program transformatif.
Ia juga melaporkan seluruh kegiatan sepanjang satu tahun terakhir.
Diketahui, APINDO Sulteng telah melaksanakan hingga 59 kegiatan organisasi.
Kinerja tersebut mendapat apresiasi dari pengurus pusat yang menilai APINDO Sulteng sebagai salah satu APINDO daerah teraktif di Indonesia.
Diantara berbagai kegiatan dan program APINDO, berfokus pada peningkatan kualitas SDM lokal lewat ‘APINDO Mengajar’
APINDO Mengajar bertujuan mencetak SDM siap kerja dan berdaya saing tinggi, dengan melibatkan pengusaha sebagai mentor yang berbagi pengalaman dan wawasan kewirausahaan.
"Tidak ada yang langsung jadi pengusaha, semua harus berusaha dari nol baru jadi pengusaha," tegas Ketua APINDO Sulteng.(*)
| Anwar Hafid Jabat Ketua Umum MIPI, Safri: Ini Modal Besar bagi Kemajuan Sulawesi Tengah |
|
|---|
| Sebut Kapasitas Kepemimpinan Diakui Nasional, Safri Puji Gubernur Sulteng Jadi Ketua Umum MIPI |
|
|---|
| Disnakertrans Sulteng Fasilitasi Lahan Transmigrasi di Banggai Kepulauan |
|
|---|
| IMIP Gelar Job Fair di Palu dan Morowali Akhir April 2026, Semua Jurusan Bisa Daftar |
|
|---|
| Kapolda Sulteng Tekankan Optimalisasi Pelayanan Masyarakat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/1000879217JPG.jpg)