Rabu, 29 April 2026

Idul Adha 2026

Peternak Sebut “Si Kentung” Sapi Kurban Presiden di Sulteng Terjual Rp135 Juta

Proses awal dilakukan oleh mantri hewan dengan pengukuran bobot menggunakan metode lingkar dada. 

Penulis: Zulfadli | Editor: Regina Goldie
TribunPalu.com/Zulfadli
"Si Kentung” sapi bantuan presiden berbobot 922Kg sata ditemui di lokasi peternakan, di Jl Munif Rahman, Lorong Bugis, Kelurahan Kabonena, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu, Senin (27/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Sapi Simental bernama “Si Kentung” terpilih sebagai sapi kurban bantuan presiden untuk Provinsi Sulawesi Tengah dengan bobot 922 kg dan terjual seharga Rp135 juta. 
  • Seleksi dilakukan melalui pengukuran bobot awal oleh mantri hewan dan penimbangan resmi oleh tim dinas, mengungguli sapi-sapi lain yang rata-rata 800 kg. 
  • “Si Kentung” akan disembelih di Masjid Raya Baitul Khairaat, Kota Palu pada puncak Idul Adha 2026.

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Sapi kurban bantuan kemasyarakatan (Banmas) Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk Provinsi Sulawesi Tengah, “Si Kentung”, terjual dengan harga Rp135 juta.

Sapi berjenis Simental tersebut memiliki bobot mencapai 922 kilogram dan menjadi yang terberat dalam proses seleksi tingkat provinsi menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Pemilik sapi, Sutran Indah Haryono, mengatakan harga tersebut telah disepakati setelah melalui proses penilaian oleh pihak terkait.

“Untuk harganya kemarin disepakati Rp135 juta,” ujar Sutran saat ditemui di Peternakan miliknya di Kelurahan Kabonena, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu, Senin (27/4/2026).

Ia menjelaskan, sebelum ditetapkan sebagai sapi kurban presiden, “Si Kentung” melalui tahapan seleksi yang melibatkan tim dari dinas terkait.

Baca juga: Isu Reshuffle Kabinet: Ini Daftar Nama Disebut Masuk Bursa, Ada Abdul Kadir Karding dari Sulteng

Proses awal dilakukan oleh mantri hewan dengan pengukuran bobot menggunakan metode lingkar dada. 

Selanjutnya, tim dari dinas datang membawa timbangan untuk memastikan berat sapi secara akurat.

Hasil penimbangan menunjukkan bobot sapi mencapai 922 kilogram dan langsung masuk sebagai kandidat utama.

Tim kemudian melakukan pencarian sapi pembanding di sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah.

Namun, sapi-sapi yang ditemukan di daerah tersebut rata-rata memiliki bobot sekitar 800 kilogram, sehingga tidak melampaui “Si Kentung”.

Baca juga: Kisah Sutran, Rawat “Si Kentung”, Sapi 922 Kg yang Terpilih untuk Kurban Presiden

“Karena bobotnya paling tinggi, akhirnya sapi ini yang dipilih,” jelasnya.

Sutran menambahkan, saat ini pihaknya masih menunggu proses lanjutan dari pemerintah pusat terkait penyerahan sapi ke lokasi penyembelihan.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved