Selasa, 21 April 2026

Idul Adha 2026

Jelang Idul Adha 2026, Disbunak Sulteng Ingatkan Peternak Waspada PMK

Virus PMK dapat menular melalui kontak langsung antarternak, peralatan kandang, pakan, bahkan kendaraan pengangkut ternak.

|
Editor: Fadhila Amalia
TribunPalu.com/Angelina
IDUL ADHA 2026 - Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Sulteng, Dandy Alfita. 
Ringkasan Berita:
  • Pemprov Sulteng mengimbau peternak memastikan ternak sehat, divaksinasi, dan tidak mencampur ternak baru dengan ternak lama untuk mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK).
  • Virus PMK memiliki masa inkubasi 14 hari; gejalanya meliputi demam, luka di mulut dan kuku, serta penurunan nafsu makan.
  • Langkah pengawasan ini bertujuan menjaga kesehatan ternak agar aman untuk kurban Idul Adha 2026 sekaligus menekan risiko penyebaran PMK di Sulawesi Tengah.

TRIBUNPALU.COM, PALU – Menjelang perayaan Idul Adha 2026, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mengimbau peternak untuk lebih waspada terhadap kesehatan ternak, terutama terkait Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Perkebunan dan Peternakan Sulteng, Dandy Alfita, menyebutkan pentingnya pemantauan kondisi ternak dan kebersihan kandang.

Ternak dari luar harus melalui pemeriksaan ketat sebelum dicampur dengan ternak lainnya.

Baca juga: Polres Banggai Amankan Dua Pelajar SMK Tersangka Pengeroyokan di Luwuk

“Pastikan ternak akan dikurbankan sehat, telah divaksinasi, dan bebas gejala PMK. Perubahan cuaca yang ekstrem dapat meningkatkan risiko penyebaran virus,” kata Dandy Alfita.

Kasus PMK di Sulteng tahun ini menurun drastis dibandingkan tahun sebelumnya.

Meski demikian, pencegahan tetap menjadi kunci utama. 

Virus PMK dapat menular melalui kontak langsung antarternak, peralatan kandang, pakan, bahkan kendaraan pengangkut ternak.

Masa inkubasi virus sekitar 14 hari, dengan gejala meliputi demam, luka di mulut, lidah, dan kuku, serta penurunan nafsu makan.

Baca juga: Uya Kuya Meradang Diisukan Raup Rp4,5 M dari MBG, Langsung Seret Pelaku ke Polisi

Dandy menyarankan peternak untuk melakukan langkah-langkah berikut:

  • Menjaga kebersihan kandang dan peralatan.
  • Melakukan isolasi ternak baru sebelum dicampur dengan ternak lama.
  • Memastikan ternak telah mendapatkan vaksinasi PMK.
  • Memantau kualitas pakan dan kesehatan ternak secara rutin.

“Dengan langkah pencegahan ini, kita bisa memastikan hewan kurban sehat dan aman bagi masyarakat, sekaligus menekan penyebaran PMK di Sulteng,” pungkasnya.

Baca juga: Desak Robohkan Portal Pasar Simpong, Pedagang sampai Tukang Ojek Demo di DPRD Banggai

Pemerintah Provinsi berharap kerja sama peternak dan masyarakat dapat membuat pelaksanaan Idul Adha 2026 berjalan lancar dengan ternak yang sehat dan berkualitas.(*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved