Donggala Hari Ini
Program Prolanis Diluncurkan di Kabupaten Donggala, Puskesmas Toaya Jadi Percontohan
Saat itu, pihaknya mengumpulkan peserta Prolanis yang menderita penyakit kronis untuk menjalani pemeriksaan kesehatan.
Penulis: Misna Jayanti | Editor: Regina Goldie
Ringkasan Berita:
- UPTD Puskesmas Syekh Ahmad Pue Lasadindi Toaya ditunjuk sebagai pilot project program Prolanis BERANI Sehat di Donggala, bekerja sama dengan Labkesda Dinas Kesehatan, dan DWP.
- Hal ini untuk meningkatkan deteksi dini penyakit kronis melalui pemeriksaan laboratorium gratis dan layanan jemput bola bagi masyarakat yang sulit dijangkau.
Laporan Wartawan TribunPalu, Misna Jayanti
TRIBUNPALU.COM, DONGGALA - UPTD Puskesmas Syekh Ahmad Pue Lasadindi Toaya ditunjuk sebagai pilot project program Prolanis BERANI Sehat di Kabupaten Donggala.
Program yang diluncurkan oleh UPT Laboratorium Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Donggala dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) ini bertujuan meningkatkan deteksi dini dan pemantauan penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes melalui layanan pemeriksaan laboratorium gratis.
Kepala UPTD Puskesmas Syekh Ahmad Pue Lasadindi Toaya, Asmima, mengatakan kerja sama dengan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) telah dimulai sejak Desember 2025.
Saat itu, pihaknya mengumpulkan peserta Prolanis yang menderita penyakit kronis untuk menjalani pemeriksaan kesehatan.
“Selama ini pemeriksaan Prolanis banyak dilakukan di laboratorium swasta. Ketika layanan laboratorium pemerintah sudah tersedia, tentu kami manfaatkan untuk masyarakat,” ujarnya, Senin (27/4/2026).
Baca juga: Asal Biaya Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju Terkuak, Maia Estianty Bocorkan Faktanya
Ia menjelaskan, pada pelaksanaan awal, sekitar 300 warga mengikuti pemeriksaan yang digelar di dua lokasi, yakni Desa Marana dan Puskesmas Toaya.
Kegiatan serupa kembali dilaksanakan pada 25 April 2026 dengan sistem pelayanan jemput bola ke wilayah yang sulit dijangkau masyarakat.
Pemeriksaan dipusatkan di beberapa desa, di antaranya Sumari, Kumbasa, dan Taripa.
“Lokasi ini cukup jauh dari puskesmas, sekitar 10 hingga 15 kilometer. Dengan layanan mendekat seperti ini, masyarakat lebih mudah mengakses pemeriksaan,” katanya.
Asmima menambahkan, antusiasme masyarakat cukup tinggi karena layanan diberikan secara gratis. Hingga dua kali pelaksanaan, total sekitar 405 orang telah mengikuti pemeriksaan kesehatan.
Meski demikian, capaian tersebut masih di bawah target standar pelayanan minimal. Untuk penyakit hipertensi, target sasaran mencapai 634 orang, sementara penderita diabetes sebanyak 346 orang.
Baca Juga: Jembatan di Bolano Lambunu Putus Diterjang Banjir, Akses Warga Dusun VI Bukit Makmur Lumpuh
“Masih ada yang belum terlayani, sehingga ke depan kami akan kembali bekerja sama untuk menjangkau seluruh sasaran, kemungkinan dalam enam bulan mendatang,” jelas Asmima.
Ia juga menyebutkan, peserta yang telah menjalani pemeriksaan akan dijadwalkan kembali untuk kontrol lanjutan setiap enam bulan, guna memastikan kondisi kesehatan tetap terpantau.
Melalui program Prolanis BERANI Sehat, Kepala UPTD Puskesmas Syekh Ahmad Pue Lasadindi Toaya berharap kesadaran masyarakat dalam melakukan pemeriksaan kesehatan rutin semakin meningkat serta mampu menekan risiko komplikasi akibat penyakit kronis. (*)
| Sekda Donggala Ajak ASN dan Warga Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis dan Luncurkan Prolanis di Donggala |
|
|---|
| DWP Donggala Dukung Cek Kesehatan Gratis, Dorong Prolanis Berani Sehat Berkelanjutan |
|
|---|
| Kolaborasi Labkes Sulteng dan DWP Donggala Hadirkan CKG ASN dan Peluncuran Prolanis |
|
|---|
| Monitoring ke Pinembani, Kadis Disdikpora Soroti Fasilitas Sekolah dan Akses Jalan |
|
|---|
| Balai Benih Ikan Desa Rano Donggala Produksi Nila dan Ikan Mas Berkualitas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/IMG_3323jpeg.jpg)