Jumat, 1 Mei 2026

Banggai Hari Ini

Perusahaan Arang Briket di Pagimana Banggai Terbakar, Kerugian Capai Rp1 Miliar

Jaraknya sekitar 42 Kilometer (Km) dari Luwuk, ibukota Kabupaten Banggai. Ditempuh selama 1,5 jam.

Tayang:
Penulis: Alisan | Editor: Regina Goldie
Handover
Kondisi dalam pabrik PT Eco Coco Product di Desa Toipan, Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Kamis (30/04/2026) pagi. 

Ringkasan Berita:
  • Pabrik PT Eco Coco Product di Desa Toipan, Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, terbakar pada Kamis (30/04/2026) pagi.
  • Api pertama kali muncul sekitar pukul 05.00 Wita dari bagian oven saat pergantian shift pekerja. 
  • Karyawan sempat berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun api cepat membesar dan akhirnya meminta bantuan warga.

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alisan Lasande 

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Pabrik PT Eco Coco Product di Desa Toipan, Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah terbakar Kamis (30/04/2026) pagi.

Dari arah Pagimana, perusahaan ini berada di sisi kiri Jalan Trans Sulawesi. 

Jaraknya sekitar 42 Kilometer (Km) dari Luwuk, ibukota Kabupaten Banggai. Ditempuh selama 1,5 jam.

Kapolsek Pagimana, AKP Laata membenarkan informasi kebakaran di wilayahnya.

Ia mengungkapkan, sekitar pukul 05.00 Wita api pertama kali muncul dari bagian oven.

Hal ini sebagaimana pengakuan saksi yang juga security perusahaan bernama Rio (26).

Saat itu, waktunya pergantian shiff pekerja. 

Rio bersama pekerja lain mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Namun api terus membesar hanya dalam beberapa menit.

Baca juga: Pemprov Sulteng Gelontorkan Rp260 Miliar untuk Beasiswa BERANI Cerdas

Mereka akhirnya meminta pertolongan ke warga sekitar.

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 08.00 Wita. 

Tak ada korban jiwa dalam kebakaran. Kerugian diperkirakan materil sekitar Rp1 miliar.

Penyebab kebakaran diduga akibat mesin terlalu panas dari oven pabrik.

Situasi ini memicu overheat sampai percikan api tak terkendali.

“Saat ini sedang dilakukan pendinginan," kata eks Kabag Ops Polres Banggai itu.

PT Eco Coco Product memproduksi arang briket dari batok kelapa. 

"Pembersihan sisa-sisa pin dan rak briket masih layak digunakan,” tutur AKP Laata. (*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved