Morowali Hari Ini
Dinas Perindag Morowali Siap Terbitkan SKA Tanpa Harus ke Jakarta
Layanan SKA di Morowali menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelaku usaha.
Penulis: Ismet Togean 20 | Editor: Regina Goldie
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Kabupaten Morowali kini resmi dapat menerbitkan Surat Keterangan Asal Barang (SKA) secara mandiri mulai 9 Mei 2026 setelah mendapat izin dari Kementerian Perdagangan.
- Selama ini, pelaku usaha ekspor di Morowali harus mengurus SKA ke luar daerah hingga Jakarta, yang memakan waktu dan biaya.
- Dengan layanan baru ini, proses administrasi diharapkan menjadi lebih cepat, mudah, dan efisien.
Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Ismet
TRIBUNPALU.COM, MOROWALI - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Morowali, Amir Aminudin, menegaskan bahwa pengurusan Surat Keterangan Asal Barang (SKA) kini tidak lagi harus dilakukan di luar daerah.
Setelah memperoleh legalitas dari Kementerian Perdagangan, Pemerintah Kabupaten Morowali siap melayani penerbitan SKA secara mandiri mulai 9 Mei 2026.
Amir mengatakan, selama ini para pelaku ekspor di Morowali masih harus mengurus dokumen tersebut ke luar daerah, termasuk ke Jakarta, sehingga prosesnya memakan waktu dan biaya tambahan.
“Selama ini memang masih diurus di luar daerah, bahkan sampai ke Jakarta. Namun setelah persetujuan dari Kementerian Perdagangan keluar, Morowali sudah bisa menerbitkan SKA sendiri,” ujarnya, kamis (23/4/2026).
Menurutnya, hadirnya layanan SKA di Morowali menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelaku usaha, khususnya perusahaan yang bergerak di sektor ekspor.
Baca juga: Perusahaan Arang Briket di Pagimana Banggai Terbakar, Kerugian Capai Rp1 Miliar
Dengan pelayanan yang tersedia langsung di daerah, proses administrasi pengiriman barang ke luar negeri diharapkan menjadi lebih cepat dan efisien.
Amir menambahkan, kebijakan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong kemandirian pelayanan perdagangan dan memperkuat daya saing ekspor Morowali.
“Ini tentu akan sangat membantu perusahaan karena tidak perlu lagi mengurus ke luar daerah. Waktu lebih singkat dan biaya juga bisa ditekan,” jelasnya.
Ia berharap keberadaan layanan tersebut dapat mendorong peningkatan nilai ekspor dari Morowali, seiring berkembangnya kawasan industri dan sektor usaha lainnya di daerah.
Pemerintah Kabupaten Morowali optimistis langkah ini akan memberi dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan investasi daerah.(*)
| DPRD Morowali Gelar Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan III Tahun 2025-2026 |
|
|---|
| Bea Cukai Morowali Tindak 20 Ribu Batang Rokok Ilegal di Sekitar Kawasan Industri Tambang |
|
|---|
| Dugaan Penggelapan Dana Tali Asih di Desa Topogaro, Polisi Periksa Tiga Saksi |
|
|---|
| Champion Sainoa Cup 2026 Resmi Ditutup, Kades Aswin: Pererat Silaturahmi dan Lahirkan Atlet Desa |
|
|---|
| BKPSDM Morowali Belum Terapkan WFA, Terkendala Jaringan dan Pola Layanan Tatap Muka |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/yas89-yf89ay8fs9ajpg.jpg)