Sabtu, 9 Mei 2026

Palu Hari Ini

Kota Palu Masuk Daftar Wilayah Terpanas di Indonesia, Suhu Tembus 35,4 Derajat Celsius

BMKG mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap dampak suhu tinggi, seperti dehidrasi dan kelelahan akibat panas.

Tayang:
Editor: Fadhila Amalia
Freepik
ILUSTRASI SUHU TERPANAS - Kota Palu, Sulawesi Tengah, tercatat sebagai salah satu wilayah dengan suhu terpanas di Indonesia dalam beberapa hari terakhir. 
Ringkasan Berita:
  • Kota Palu mencatat suhu maksimum 35,4°C berdasarkan data BMKG, menjadikannya salah satu wilayah terpanas di Indonesia.
  • Dalam periode 2–3 Mei 2026, sejumlah daerah di Kalimantan masih mencatat suhu lebih tinggi, dengan Berau mencapai 37,1°C, disusul Bulungan dan Palangkaraya di atas 35°C.
  • BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai dampak suhu panas seperti dehidrasi dan kelelahan dengan memperbanyak minum air, menghindari aktivitas siang hari, serta menggunakan pelindung saat beraktivitas di luar

TRIBUNPALU.COM - Kota Palu, Sulawesi Tengah, tercatat sebagai salah satu wilayah dengan suhu terpanas di Indonesia dalam beberapa hari terakhir.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), suhu maksimum di Stasiun Meteorologi Mutiara Sis Al-Jufri mencapai 35,4 derajat Celsius.

Periode 2 Mei 2026 pukul 07.00 WIB hingga 3 Mei 2026 pukul 07.00 WIB, Kota Palu tercatat sebagai salah satu daerah dengan suhu tertinggi. 

Baca juga: Produksi Telur di Palu Surplus, Mampu Penuhi Kebutuhan 35 Dapur SPPG

Catatan tersebut menempatkan Kota Palu dalam jajaran wilayah dengan suhu tertinggi secara nasional. 

Data BMKG menunjukkan sejumlah daerah di Kalimantan masih mendominasi daftar teratas, dengan suhu tertinggi mencapai 37,1 derajat Celsius di Berau, Kalimantan Timur.

Sementara itu, wilayah lain seperti Bulungan (Kalimantan Utara) dan Palangkaraya (Kalimantan Tengah) juga mencatat suhu di atas 35 derajat Celsius. 

Kondisi ini menunjukkan tren peningkatan suhu di berbagai wilayah Indonesia, terutama di bagian tengah dan timur.

Cuaca panas yang melanda Kota Palu dan sejumlah daerah lain diperkirakan dipengaruhi oleh kondisi atmosfer relatif kering serta minimnya tutupan awan, sehingga paparan sinar matahari lebih intens.

BMKG mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap dampak suhu tinggi, seperti dehidrasi dan kelelahan akibat panas.

Warga disarankan untuk memperbanyak konsumsi air putih, menghindari aktivitas di luar ruangan pada siang hari, serta menggunakan pelindung seperti topi atau payung saat beraktivitas di bawah terik matahari.

Baca juga: Ammar Zoni Pasrah Divonis 7 Tahun Kasus Narkoba, Kirim Surat Pernyataan dari Lapas Tak Ingin Banding

Fenomena suhu panas ekstrem ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi perubahan cuaca yang semakin tidak menentu.(*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved