Senin, 4 Mei 2026

Morowali Hari Ini

Serikat Pekerja Tuntut Penghapusan Outsourcing di Morowali

Massa menilai berbagai persoalan ketenagakerjaan muncul akibat lemahnya pengawasan terhadap tenaga kerja alih daya.

Tayang:
Penulis: Ismet Togean 20 | Editor: Regina Goldie
TribunPalu.com/Ismet Togean 20
Massa aksi dari Federasi Serikat Pekerja Industri Merdeka (FSPIM) turut menyuarakan tuntutan penghapusan sistem outsourcing yang dinilai merugikan pekerja. 
Ringkasan Berita:

Laporan wartawan Tribunpalu.com, Ismet 

TRIBUNPALU.COM, MOROWALI - Massa aksi dari Federasi Serikat Pekerja Industri Merdeka (FSPIM) turut menyuarakan tuntutan penghapusan sistem Outsourcing yang dinilai merugikan pekerja.

Dalam aksi yang berlangsung di halaman kantor DPRD Morowali, Jl Trans Sulawesi, Desa Bahoruru, Kecamatan Bungku Tengah pada Senin (4/5/2026).

Massa menilai berbagai persoalan ketenagakerjaan muncul akibat lemahnya pengawasan terhadap tenaga kerja alih daya.

Sekretaris Jenderal FSPIM, Jai, mengatakan bahwa masih banyak hak-hak pekerja Outsourcing yang tidak dipenuhi oleh perusahaan.

Baca juga: FSPIM Soroti Lambannya Nota Pemeriksaan Kasus PHK, Desak Pemerintah Segera Bertindak

“Banyak hak-hak pekerja Outsourcing yang tidak dipenuhi, bahkan ada yang tidak didaftarkan dalam BPJS Ketenagakerjaan. Ini sangat merugikan pekerja,” ujar Jai saat diwawancarai TribunPalu.com di lokasi aksi.

Ia juga mengungkapkan bahwa tidak sedikit pekerja yang mengalami kecelakaan kerja namun tidak mendapatkan perlindungan yang layak.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap sistem Outsourcing yang saat ini masih diterapkan.

Selain itu, massa aksi juga mendorong pemerintah untuk segera mengesahkan regulasi ketenagakerjaan yang lebih berpihak kepada pekerja, guna menjamin perlindungan dan kepastian hak-hak tenaga kerja. (*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved