Sigi Hari Ini
Hadiri HUT ke-16 WPI-VCC, Irwan Lapatta Soroti Pentingnya Menjaga Alam
Kegiatan tersebut mengusung tema “Harmoni Kebersamaan Mengukir Cerita Mempererat Persaudaraan”.
Penulis: Zulfadli | Editor: Fadhila Amalia
Ringkasan Berita:
- Acara berlangsung meriah di Bukit Telabin, Desa Porame, Kecamatan Kinovaro, Kabupaten Sigi, dengan tema “Harmoni Kebersamaan Mengukir Cerita Mempererat Persaudaraan”.Apresiasi dan Pesan Lingkungan oleh
- Mantan Bupati Sigi dua periode menekankan pentingnya menjaga alam, keberlanjutan lingkungan, dan dukungan pemerintah terhadap kreativitas generasi muda.
- Ketua panitia Rajawali menegaskan kegiatan ini sebagai evaluasi perjalanan organisasi, memperkuat persaudaraan anggota.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli
TRIBUNPALU.COM, SIGI - Mantan Bupati Sigi dua periode, Mohamad Irwan Lapatta, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-16 WPI-VCC (Wahana Petualangan Indonesia Verbek Central Celebes) di Bukit Telabin, Desa Porame, Kecamatan Kinovaro, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Sabtu malam (9/5/2026).
Kegiatan tersebut mengusung tema “Harmoni Kebersamaan Mengukir Cerita Mempererat Persaudaraan”.
Acara berlangsung meriah dengan nuansa kekeluargaan dan dimeriahkan berbagai penampilan seni, mulai dari pembacaan puisi, teater, hingga hiburan musik reggae yang dibawakan Prapatan Reggae, Pelangi Band, D’Wasa, dan THYA’S.
Baca juga: Doktrin Lawan Guru Berarti Lawan Tuhan Jadi Senjata Kiai Ashari Cabuli Santriwati di Pati
WPI-VCC merupakan komunitas pecinta alam yang aktif melakukan berbagai kegiatan pelestarian lingkungan di wilayah Central Celebes.
Kegiatan komunitas tersebut meliputi aksi bersih sampah, pendakian gunung, kampanye menjaga kawasan hijau, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.
Dalam sambutannya, Irwan Lapatta mengapresiasi eksistensi dan konsistensi WPI-VCC yang telah bertahan selama 16 tahun menjaga semangat persaudaraan sekaligus kepedulian terhadap lingkungan.
“Sebagai bagian dari masyarakat Kabupaten Sigi, saya mengucapkan selamat hari jadi WPI-VCC ke-16 tahun. Semoga seluruh program dan konsep yang dijalankan terus berjalan dengan baik dan apa yang belum tercapai dapat diwujudkan ke depan,” ujarnya.
Irwan mengaku memiliki kedekatan emosional dengan dunia pecinta alam sejak masa mahasiswa.
Baca juga: Fenomena El Nino Diprediksi Tingkatkan Populasi Ikan Tuna dan Tongkol
Menurutnya, nilai-nilai yang dibangun dalam organisasi pecinta alam turut membentuk cara pandangnya saat memimpin Kabupaten Sigi, terutama terkait pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan.
Ia menilai persoalan lingkungan saat ini menjadi tantangan serius yang membutuhkan komitmen bersama.
“Kalau kita tidak menjaga alam, tidak mencintai alam, dan tidak menghormati alam, maka suatu saat alam akan menjadi lawan kita. Ketika hutan ditebang dan gunung dibuka tanpa kendali, maka bencana akan datang. Itu yang hari ini mulai kita rasakan di berbagai daerah,” tegasnya.
Irwan juga menyinggung lahirnya Peraturan Daerah (Perda) Sigi Hijau saat dirinya menjabat sebagai Bupati Sigi.
Menurutnya, perda tersebut dibuat sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kawasan konservasi dan ruang hijau yang menjadi kekuatan Kabupaten Sigi.
Selain menyoroti isu lingkungan, Irwan turut menekankan pentingnya dukungan pemerintah terhadap ruang-ruang kreativitas anak muda.
Ia menilai kegiatan seperti yang dilakukan WPI-VCC menjadi bagian penting dalam membangun kepedulian sosial dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
“Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat. Pemerintah harus menjadi pelindung dan pengayom masyarakatnya. Hubungan pemerintah dan masyarakat harus saling mendukung, bukan saling menjauhkan atau membuat masyarakat merasa takut,” katanya.
Irwan juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung program pembangunan daerah yang saat ini dijalankan Pemerintah Kabupaten Sigi.
Baca juga: Dishub Palu Gencarkan Pengawasan, Juru Parkir Liar Jadi Sasaran Penertiban
Di sisi lain, pemerintah diharapkan tetap membuka ruang komunikasi yang baik dengan masyarakat dan generasi muda.
Menurut Irwan, anak muda memiliki peran penting sebagai calon pemimpin masa depan yang harus dibentuk dengan integritas, komitmen, dan semangat mencari solusi.
“Pemimpin itu bukan hanya bupati atau gubernur. Anak-anak muda hari ini juga adalah pemimpin di lingkungannya masing-masing. Pemimpin harus punya integritas, komitmen, dan mampu menjadi solusi, bukan justru mengintimidasi,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan, Rajawali, mengatakan peringatan HUT ke-16 WPI-VCC bukan sekadar seremoni ulang tahun, tetapi juga menjadi momentum evaluasi perjalanan organisasi sejak berdiri pada 2010 silam.
“Melalui kegiatan ini kami ingin terus mempererat persaudaraan sesama anggota sekaligus memperkuat komitmen dalam menjaga dan melestarikan lingkungan hidup agar bisa memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.
Rajawali juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah desa, masyarakat, seluruh anggota komunitas, serta Mohamad Irwan Lapatta yang telah mendukung dan berkolaborasi menyukseskan kegiatan tersebut.
Baca juga: 88 Mahasiswa Morowali Utara Sulteng Terima Beasiswa Ganda, Dana Diminta Dikembalikan
Ia berharap WPI-VCC tetap solid dan terus menjadi wadah positif bagi generasi muda dalam menjaga kepedulian terhadap lingkungan, sosial, serta semangat persaudaraan di Kabupaten Sigi.(*)
| Bupati Sigi Percepat Penataan Lokasi dan Infrastruktur Jelang MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulteng |
|
|---|
| Coktas Sigi Fokus Cek Pemilih Meninggal, Tidak Padan, dan Luar Negeri |
|
|---|
| KPU Sigi Gelar Apel Coktas, Verifikasi 485 Data Pemilih untuk Pemilu 2029 |
|
|---|
| Komoditas Kakao dan Kopi Jadi Andalan Pertanian Kabupaten Sigi |
|
|---|
| Sigi Perkuat Sektor Pertanian untuk Hadapi Ancaman Perubahan Iklim |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Irwan-Lapatta-Soroti-Pentingnya-Menjaga-Alam.jpg)