Senin, 18 Mei 2026

Sulteng Hari Ini

Dinkes Sulteng Sebut Tikus Sebagai Vektor Hantavirus, Imbau Masyarakat Jaga PHBS

Ahsan juga mengingatkan kelompok lanjut usia memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan pernapasan apabila terinfeksi Hantavirus.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Zulfadli | Editor: Fadhila Amalia
pexels.com/DSD
ILUSTRASI - Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah mengimbau masyarakat menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) untuk mencegah penularan Hantavirus. 
Ringkasan Berita:
  • Dinkes Sulteng meminta masyarakat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat untuk mencegah penularan Hantavirus.
  • Virus ditularkan melalui tikus terinfeksi, terutama melalui urine dan cairan tubuh yang mencemari lingkungan.
  • Semua usia berisiko, namun lansia lebih rentan mengalami gangguan pernapasan serius jika terinfeksi.

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli

TRIBUNPALU.COM, PALU - Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah mengimbau masyarakat menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) untuk mencegah penularan Hantavirus.

Ketua Tim Kerja Surveilans dan Imunisasi Dinkes Sulteng, Ahsan, mengatakan Hantavirus ditularkan melalui vektor tikus yang terinfeksi.

“Hantavirus ini bisa ditularkan dari vektornya yaitu tikus, baik melalui urine maupun cairan tubuh lainnya,” ujar Ahsan, Senin (11/5/2026).

Baca juga: Dinkes Sebut Belum Temukan Kasus Hantavirus di Sulteng

Ia menjelaskan, kondisi lingkungan sangat berpengaruh terhadap risiko penularan virus tersebut.

Karena itu, Dinkes Sulteng akan berkoordinasi dengan program kesehatan lingkungan terkait pengendalian populasi tikus di lapangan.

Kementerian Kesehatan RI

ANTISIPASI HANTAVIRUS - Ketua Tim Kerja Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, Ahsan saat diwawancarai di ruang kerjanya, Senin (11/5/2026). (TribunPalu/Zulfadli/Zulfadli)

Menurutnya, seluruh kelompok usia berisiko terpapar Hantavirus apabila berada di lingkungan yang terkontaminasi dan memiliki daya tahan tubuh yang menurun.

“Tidak ada usia spesifik yang rentan. Intinya lingkungan harus bersih, tidak ada vektor, dan masyarakat perlu menerapkan PHBS yang baik,” jelasnya.

Baca juga: Harga Emas hari Ini Senin 11 Mei 2026:Emas Antam Turun di Awal Pekan, Cek Harga Emas Terbaru di Sini

Ahsan juga mengingatkan kelompok lanjut usia memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan pernapasan apabila terinfeksi Hantavirus.

“Beberapa kasus di luar negeri menyebabkan kematian karena sesak napas,” tandasnya.(*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved