Buol Hari Ini
Pemerintah Buol Percepat Pemasangan Jaringan Listrik Hingga Desa Terpencil
Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Sekda Lantai III, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah.
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Kabupaten Buol menggelar rapat strategis untuk memastikan pemasangan jaringan listrik merata hingga pelosok desa, khususnya Desa Bukal dan Desa Mulat.
- Rapat dipimpin Sekda Buol dan dihadiri pejabat daerah, pihak PLN, dan Dinas Perkim.
- Program ini merupakan usulan kementerian dengan pengawasan Dinas Perkim, dan memiliki tenggat waktu ketat.
- Sekda menekankan pentingnya koordinasi dengan warga pemilik lahan agar pemasangan tiang listrik tidak tertunda.
TRIBUNPALU.COM - Pemerintah Kabupaten Buol bergerak cepat guna memastikan akses energi listrik merata hingga ke pelosok desa.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buol memimpin langsung Rapat Pembahasan Pemasangan Jaringan Listrik.
Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Sekda Lantai III, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah.
Rapat strategis ini dihadiri oleh jajaran pejabat teras, di antaranya Asisten Pemerintahan dan Kesra, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Bappeda-Litbang, Kepala Dinas PUPR, serta Kabag Pembangunan.
Hadir pula pihak pelaksana teknis yakni Kepala Dinas Perkim serta Kepala PT. PLN (Persero) UP3 Tolitoli Ranting Leok.
Kepala Dinas Perkim Kabupaten Buol menegaskan bahwa proyek pemasangan jaringan listrik ini merupakan usulan murni dari kementerian yang pengawasannya berada di bawah kendali Dinas Perkim.
Baca juga: Satuan Narkoba Polres Banggai Gagalkan Peredaran 10 Sachet Sabu
Mengingat statusnya sebagai program pusat, ketepatan waktu dan keberhasilan eksekusi di lapangan menjadi prioritas utama.
Senada dengan hal tersebut, Kepala PLN Ranting Leok memaparkan bahwa program ini memiliki tenggat waktu (deadline) pekerjaan yang sangat ketat.
Ia menekankan bahwa pengerjaan fisik harus segera dilaksanakan agar manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat di Desa Bukal dan Desa Mulat.
Dalam arahannya, Sekretaris Daerah menyatakan dukungan penuh terhadap percepatan program ini. Namun, Sekda memberikan catatan kritis terkait kendala teknis di lapangan, terutama mengenai titik koordinat tiang listrik yang melintasi lahan warga.
"Saya meminta kepada Camat Bukal, Kepala Desa, hingga Ketua BPD di Desa Bukal dan Desa Mulat untuk terus melakukan pendekatan persuasif kepada pemilik lahan yang terkena pemasangan tiang listrik," ujar Sekda.
Sekda mengingatkan agar jangan sampai terjadi penolakan dari warga yang dapat menghambat pembangunan.
Baca juga: Jumlah Jemaah Haji Donggala 2026 Menurun, Tahun Ini 105 Orang Didominasi Perempuan
"Kita harus menjaga komunikasi dengan baik. Jangan sampai kendala lahan membuat program ini justru dialihkan atau pindah ke kabupaten lain. Ini adalah kesempatan besar bagi warga kita untuk menikmati listrik yang stabil," tegasnya.
Pihak pemerintah desa yang hadir, yakni Kepala Desa Bukal, Kepala Desa Mulat, serta jajaran BPD, menyatakan kesiapannya untuk membantu proses sosialisasi di tingkat akar rumput.
Mereka berkomitmen untuk memastikan pengerjaan jaringan listrik ini berjalan lancar tanpa hambatan sosial.
Pertemuan ini ditutup dengan kesepakatan koordinasi intensif antara PLN, Dinas Perkim, dan Pemerintah Kecamatan guna mengawal jalannya proyek hingga lampu-lampu di rumah warga Desa Bukal dan Mulat menyala dengan terang. (*)
| Pemkab Buol Dorong Penyelesaian Sengketa Lahan dengan Dokumen Resmi |
|
|---|
| Inspeksi Mendadak Wabup Buol di RSUD Mokoyurli, Fokus pada Antrean dan Pelayanan Pasien |
|
|---|
| Buol Finalisasi Persiapan Pemberangkatan 84 Jemaah Haji 2026 |
|
|---|
| DPRD Buol Dorong Peningkatan Pelayanan Publik Lewat Catatan Strategis LKPJ |
|
|---|
| Pemkab Buol Siapkan EPSS 2026 untuk Tingkatkan Tata Kelola Berbasis Data |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/yd-a89yd89aajpggg.jpg)