Palu Hari Ini
Demo Lanjutan, FSPIM Minta Pemprov Tak Cueki Keluhan Buruh
Pemerintah turun langsung ke Morowali dan Morowali Utara untuk menemui teman-teman buruh yang ada di kawasan industri.
Penulis: Supriyanto | Editor: mahyuddin
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Supriyanto Ucok
TRIBUNPALU.COM, PALU - Aliansi Buruh dan Rakyat Berkuasa (Burasa) berunjuk rasa di depan kantor DPRD dan Gubernur Sulteng, Jl Sam Ratulangi, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Selasa (12/5/2026).
Demonstrasi itu merupakan aksi lanjutan yang berlangsung 1 Mei 2026.
Ketua Umum FSPIM Komang Jordi Sigara mendesak Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) melihat problem yang ada di beberapa industri merumahkan bahkan memutus kontrak beberapa karyawan dengan alasan efisiensi.
"Namun tetap membuka jalur penerimaan karyawan seperti yang ada di PT RJS dan PT MIM ada sekitar 200 pekerja yang terdampak," kata Komang dalam orasinya.
Komang yang juga sebagai Ketua Umum FSPIM itu juga meminta pemerintah turun langsung ke Morowali dan Morowali Utara untuk menemui teman-teman buruh yang ada di kawasan industri.
"Pemerintah harus melihat sendiri realita dan membersamai serikat untuk menyelsaikan persoalan yang ada di Morowali dan Morowali Utara," jelasnya.
Baca juga: FSPIM Tuntut Penjelasan PHK Efisiensi, Soroti Perusahaan yang Buka Lowongan Baru
Perwakilan Yayasan Tanah Merdeka (YTM) Azis berpendapat, gubernur harus memberi kepastian kepada para pekerja di Sulteng agat mendapatkan pekerjaan kembali, serta memberi tekanan kepada perusahaan yang memutus kontrak buruh.
Massa sempat ditemui Wakil Gubernur sulawesi tengah, Reny A Lamadjido.
Dalam informasinya, ia menyamapaikan bahwa gubernur menjanjikan akan menemui serikat buruh yang ada di Morowali ditanggal 13 Mei 2026.
"14 Mei menemui massa di Palu," ucap Wagub.
Diketahui, Aliansi Burasa menyampaikan 18 poin tuntutan. Yaitu:
1. Percepat revisi UU K3
2. Audit K3 diseluruh sektor
3. Hapus pelibatan TKA di penerapan K3
| Terpilih, Buyung H Pimpin Takmir Masjid Al-Amin Lere Palu Barat |
|
|---|
| WSL Non-Permanen di Kota Palu Kini Kena Pajak 5 Persen, Permanen Tetap 10 Persen |
|
|---|
| Tahanan Lapas Palu Kendalikan Jaringan Peredaran Narkotika, Polisi Sita 50 Gram Sabu |
|
|---|
| Koncab PGRI Palsel-Tatanga Bentuk Pengurus Baru, Soroti Kesejahteraan Guru PPPK |
|
|---|
| Tak Punya Buku Nikah Bertahun-tahun, 62 Pasangan di Palu Ikut Sidang Isbat Gratis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Demo-Buruh-di-Kantor-Gubernur-Sulteng-Mei-2026.jpg)