Sulteng Hari Ini
Wahyu Agus Pratama Siapkan Penguatan Satu Data dan Keamanan Siber di Sulteng
Wahyu Agus Pratama mengatakan, salah satu target utama yang akan diperkuat pihaknya.
Penulis: Zulfadli | Editor: Regina Goldie
Ringkasan Berita:
- Kepala Diskominfosantik Sulawesi Tengah, Wahyu Agus Pratama, menekankan penguatan pemerintahan digital usai dilantik oleh Gubernur Anwar Hafid.
- Fokus utama mencakup pengembangan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) menuju pelayanan publik digital, implementasi Satu Data Indonesia, serta penguatan publikasi kebijakan pemerintah melalui kolaborasi dengan media.
- Diskominfosantik juga akan mengoptimalkan Command Center dan layanan “Berani Samporoa”.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli
TRIBUNPALU.COM, PALU - Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Sulawesi Tengah, Wahyu Agus Pratama, fokus memperkuat pemerintahan digital usai dilantik oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid.
Hal itu disampaikannya usai kegiatan ramah tamah sekaligus syukuran penyambutan yang berlangsung di Jl Kartini, Kelurahan Lolu Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Jumat (15/5/2026).
Wahyu Agus Pratama mengatakan, salah satu target utama yang akan diperkuat pihaknya yakni pengembangan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) menuju pemerintahan digital.
Menurutnya, di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, penguatan SPBE diarahkan menjadi indeks pemerintahan digital yang lebih menitikberatkan pada pelayanan publik berbasis digital.
“Kalau indeks SPBE lebih kepada proses, tetapi indeks pemerintahan digital ini lebih kepada bagaimana sistem digitalisasi pelayanan publik bisa teraplikasi dengan baik,” ujarnya.
Baca juga: Pemerintah Buol Tingkatkan Kompetensi Laboratorium Lingkungan untuk Layanan Berkualitas
Selain itu, Wahyu menyebut penguatan implementasi Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia juga menjadi perhatian utama Diskominfosantik Sulteng.
Ia menjelaskan, Diskominfosantik memiliki peran sebagai wali data yang bertugas mengumpulkan, menyimpan, mengolah, dan mempublikasikan data sesuai ketentuan perundang-undangan.
“Data ini menjadi salah satu sektor paling penting dalam pengambilan keputusan maupun kebijakan pimpinan,” katanya.
Tak hanya itu, Diskominfosantik Sulteng juga akan memperkuat publikasi kebijakan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat melalui kolaborasi bersama jurnalis dan media.
Menurut Wahyu, arahan tersebut menjadi salah satu pesan khusus Gubernur Sulteng setelah dirinya dilantik sebagai Kepala Diskominfosantik.
“Keberadaan Dinas Kominfosantik harus bisa bersinergi dan berkolaborasi dengan teman-teman jurnalis dan wartawan agar publikasi pemerintah daerah lebih intensif dan lebih masif,” jelasnya.
Di bidang pelayanan publik digital, Wahyu mengatakan pihaknya akan terus mengoptimalkan Command Center, termasuk layanan “Berani Samporoa” yang telah berjalan sekitar tiga bulan terakhir.
Baca juga: Penyebab Nadiem Dituntut Rp5,6 Triliun, Jaksa Sebut Aset Terdakwa Tak Sebanding dengan Penghasilan
| Gubernur Sulteng Ungkap Langkah Tegas Penertiban Perusahaan Pelanggar Aturan |
|
|---|
| Gus Muhaimin Tegaskan Kader PKB Sulteng Harus Jadi Garda Terdepan Keadilan Sosial |
|
|---|
| ASKLIN Sulteng Akan Gelar Simposium Workshop dan Smart Primary Care Expo 2026 di Palu |
|
|---|
| Pemprov Sulteng Tegaskan Sanksi bagi Perusahaan Langgar Hak Pekerja |
|
|---|
| Gubernur Sulteng Pastikan Sanksi Perusahaan Pelanggar dan Penertiban TKA Ilegal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Pasca-Dilantik-Kadiskominfosantik-Sulteng-Fokus-Perkuat-Pemerintahan-Digital.jpg)