Jumat, 15 Mei 2026

Donggala Hari Ini

Pemkab Donggala Gandeng Google Indonesia, 520 Guru Lolos Tahap Lanjutan GFE

Ansyar mengatakan tujuan akhir program tersebut adalah menjadikan sekolah-sekolah di Donggala.

Tayang:
Penulis: Misna Jayanti | Editor: Regina Goldie
TribunPalu.com/Misna Jayanti
Sebanyak 520 guru di Kabupaten Donggala lolos ke tahap lanjutan program Google for Education setelah Pemerintah Kabupaten Donggala resmi menjalin kerja sama dengan Google Indonesia. 

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Kabupaten Donggala bekerja sama dengan Google Indonesia untuk meningkatkan kompetensi guru melalui program Google for Education. 
  • Sebanyak 520 guru lolos ke tahap lanjutan setelah mengikuti pelatihan dasar, yang menargetkan guru PAUD, SD, hingga SMP.
  • Kepala Dikpora Donggala, Ansyar Sutiadi, menjelaskan program ini bertujuan menjadikan sekolah di Donggala sebagai sekolah referensi Google, dengan pelatihan dan sertifikasi berstandar internasional.

Laporan Wartawan TribunPalu, Misna Jayanti

TRIBUNPALU.COM, DONGGALA - Sebanyak 520 guru di Kabupaten Donggala lolos ke tahap lanjutan program Google for Education setelah Pemerintah Kabupaten Donggala resmi menjalin kerja sama dengan Google Indonesia.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Donggala, Ansyar Sutiadi, mengatakan program itu bertujuan meningkatkan kompetensi guru dan tenaga kependidikan melalui pelatihan berstandar internasional.

“Harapannya ke depan akan ada pelatihan peningkatan kompetensi para pendidik dan tenaga kependidikan agar bisa berstandar Google,” ujarnya, Jumat (15/5/2026).

Menurutnya, sertifikasi Google memiliki standar internasional yang diakui secara global dalam pengembangan kompetensi digital tenaga pendidik.

Baca juga: Gubernur Sulteng Tekankan Moderasi Beragama dan Berani Berkah Jadi Kunci Perdamaian di Sulteng

Ansyar menyebut saat ini Kabupaten Donggala telah memiliki satu trainer berstandar Google, seorang guru bersertifikat Google Certified Trainer (GCT), yakni Andi Fahrul.

“Beliau menjadi satu-satunya tenaga pendidik di Donggala yang telah memiliki sertifikasi trainer Google berstandar internasional,” kata Ansyar.

Ia menjelaskan program Google for Education akan diterapkan secara bertahap mulai dari jenjang PAUD, SD hingga SMP di Kabupaten Donggala.

Namun, pelaksanaannya akan diawali dengan pemetaan kemampuan guru sebelum diterapkan di masing-masing sekolah.

“Tidak semua langsung masuk. Akan dilakukan pemetaan guru terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan ke sekolah-sekolah,” jelasnya.

Ansyar mengatakan tujuan akhir program tersebut adalah menjadikan sekolah-sekolah di Donggala sebagai sekolah referensi Google.

Baca juga: Diskominfosantik Sulteng Siapkan Strategi Keamanan Siber dan Pengelolaan Data

Ia menambahkan program itu sebenarnya telah mulai berjalan sebelum penandatanganan kerja sama dilakukan.

Saat ini, sebanyak 16 sekolah di Kabupaten Donggala telah mengikuti program awal Google for Education dengan melibatkan sekitar 1.400 guru.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 520 guru dinyatakan lolos ke tahap berikutnya atau level 1 setelah sebelumnya mengikuti pelatihan dasar.

“Program ini memiliki standar khusus dari Google sehingga proses seleksinya cukup ketat,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved