Podcast DPRD Morowali
Dari Desa Umbele ke Kursi Wakil Ketua DPRD Morowali, Perjalanan Inspiratif Ihwan Moh Thaiyeb
Menurutnya, kejujuran membuka jalan keberhasilan, sementara kebohongan bisa merusak semua.
Ringkasan Berita:
- Ihwan Moh Thaiyeb, Wakil Ketua I DPRD Morowali, lahir di Desa Umbele, Bungku Selatan, pada 10 Mei 1971 sebagai anak keenam dari 10 bersaudara.
- Setelah lulus SMP, ia sempat menganggur tiga tahun untuk membantu keluarga, lalu melanjutkan STM jurusan gambar bangunan.
- Pada 2007, ia kembali ke Morowali untuk memanfaatkan peluang pembangunan daerah yang masih berkembang.
- Melihat pentingnya perencanaan yang matang, ia terjun ke politik untuk berkontribusi pada pembangunan.
TRIBUNPALU.COM - Wakil Ketua I DPRD Morowali, Ihwan Moh Thaiyeb, menapaki perjalanan panjang dari seorang pemuda desa hingga menjadi politisi berpengaruh.
Lahir di Desa Umbele, Bungku Selatan, pada 10 Mei 1971, Ihwan adalah anak keenam dari 10 bersaudara.
Ia sempat tiga tahun menganggur setelah SMP untuk membantu keluarga, sebelum melanjutkan pendidikan di STM Negeri Kendari jurusan gambar bangunan.
“Setelah tamat STM, saya kembali ke kampung dan melihat perkembangan semakin sulit. Saya pun merantau ke Jakarta untuk bekerja di perusahaan konsultan arsitektur keluarga,” kata Ihwan mengenang awal perjalanan kariernya saat menjadi narasumber Tribun Podcast VIP, dikutip TribunPalu.com, Sabtu (16/5/2025).
Di Jakarta, Ia menggabungkan kerja profesional dengan kuliah di jurusan arsitektur secara ekstensi, demi meningkatkan kompetensinya.
Dengan bekal pengalaman dan disiplin ilmu di bidang konstruksi, Ihwan kembali ke Morowali pada 2007, melihat peluang besar di kabupaten yang masih berkembang.
Baca juga: Wagub Sulteng Ajak Dokter Muda Upgrade Kompetensi Lewat Pendidikan Spesialis
Ia mengamati bahwa pembangunan daerah tidak bisa dilakukan secara instan.
Perencanaan yang matang dan terstruktur sangat diperlukan agar Morowali berkembang seperti kota-kota modern di Jawa.
“Dulu, jalan dari Bungku ke beberapa kecamatan masih sepi. Kini, perubahannya signifikan, terutama dengan hadirnya industri dan pendatang baru. Namun, pembangunan harus tetap memperhatikan masyarakat asli,” ujarnya.
Keinginan Ihwan untuk berkontribusi nyata di daerah mendorongnya terjun ke politik.
Meski awalnya keluarga dan lingkungan tidak mendukung, ia terus berjuang dan akhirnya lolos menjadi anggota DPRD pada 2019.
Kini, ia menjabat di periode kedua dari Dapil 2 Kabupaten Morowali, mencakup Kecamatan Bahodopi, Bungku Selatan, Bungku Pesisir dan Menui Kepulauan.
Dalam kiprahnya sebagai wakil rakyat, Ihwan senang dapat bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Ia kerap menerima aspirasi warga, mulai dari kebutuhan pembangunan hingga perbaikan fasilitas publik.
| Senat Untad Gaduh Soal Pelanggaran Statuta, Anggota Rangkap Jabatan dan Plagiasi Jurnal Disoal |
|
|---|
| Remitansi PMI Capai Rp 263,8 Triliun, OJK Sulteng Dorong Pengelolaan Keuangan Bijak |
|
|---|
| Prediksi Skor PSBS Biak vs Arema FC: Lawan Tim Juru Kunci, Singo Edan Pesta Gol Malam Ini? |
|
|---|
| Duduk Perkara Menkes Budi Gunadi Dipolisikan 5 Dokter Terkait Dugaan Gelar Palsu |
|
|---|
| Prediksi Skor Semen Padang vs Persebaya: Tuan Rumah Bisa Menang di Laga Kandang Terakhir? |
|
|---|