Banggai Hari Ini
TKBM Teluk Lalong Minta Dua Kapal Peti Kemas Bongkar Muat di Pelabuhan Luwuk
Apalagi, bongkar muat di Pelabuhan Tangkiang ditangani Koperasi TKBM setempat.
Penulis: Alisan | Editor: Regina Goldie
Ringkasan Berita:
- Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Teluk Lalong meminta agar dua kapal peti kemas dari empat kapal yang saat ini berlabuh di Pelabuhan Tangkiang dipindahkan kembali ke Pelabuhan Luwuk.
- Sejak pemindahan dua tahun terakhir, pendapatan 311 anggota koperasi turun drastis menjadi Rp650–850 ribu per bulan.
- Pertemuan dengan Komisi I DPRD Banggai, Kepala KUPP Luwuk, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Banggai membahas permintaan ini, namun belum ada keputusan resmi.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alisan Lasande
TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Teluk Lalong kembali meminta dua kapal peti kemas kembali melakukan bongkar muat di Pelabuhan Luwuk.
Dua tahun terakhir empat kapal peti kemas berlabuh di Pelabuhan Tangkiang, Desa Tangkiang, Kecamatan Kintom.
Jaraknya dari Pelabuhan Luwuk di Jl Yos Sudarso, Kelurahan Karaton, Kecamatan Luwuk sekitar 40 Kilometer (Km).
Ketua Koperasi TKBM Teluk Lalong, Alifitri Lamolo mengatakan, sejak dipindahkan pendapatan anggotanya turun menjadi Rp650 sampai Rp850 ribu per bulan.
"Maka kami di sini menginginkan pekerjaan," ujarnya di hadapan Komisi I DPRD Banggai.
Pertemuan digelar di Ruang Rapat Komisi DPRD Banggai di Jl KH Samanhudi, Kelurahan Luwuk, Kecamatan Luwuk, Sulawesi Tengah, Senin (18/5/2026).
Dua tahun terakhir, kata dia, pendapatan menurun sangat jauh.
Baca juga: Dukung Ketahanan Pangan, Polres Donggala Panen 8 Ton Jagung di Lahan Binaan Desa Labuan Toposo
Apalagi, bongkar muat di Pelabuhan Tangkiang ditangani Koperasi TKBM setempat.
"Hari ini kami inginkan kegiatan dikembalikan ke Teluk Lalong," ujarnya.
Koperasi TKBM Teluk Lalong memiliki 311 anggota.
Saat ini, aktivitas bongkar muat hanya peti kemas berisikan semen dan pupuk.
Selain itu, kapal penumpang KM Tilongkabila dan Tol Laut.
Ketua Komisi I DPRD Banggai, Lisa Sundari mengatakan, TKBM Teluk Lalong meminta dua kapal dari empat kapal melakukan bongkar muat di Pelabuhan Luwuk.
Berjalannya pertemuan, TKBM Teluk Lalong meminta cukup satu kapal.
Pertemuan ini turut dihadiri Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas II Luwuk Hasfat dan Pelaksana tugas Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banggai, Muksir Maeta.
Hasfar belum dapat mengambil keputusan terkait dengan desakan TKBM Teluk Lalong. (*)
| Demi Beli Sabu, Pasutri di Bunta Banggai Bobol Rumah |
|
|---|
| Berpotensi Sumbat Aliran Air, Dinas PUPR Banggai Keruk Drainase di Jalan Ahmad Yani |
|
|---|
| Sapi Bantuan Presiden di Banggai Berbobot Rp875 Kg, Dibeli Seharga Rp119, 5 Juta |
|
|---|
| Mujiono hingga Sofhian Mile Salat Iduladha di Masjid Agung An-nuur Luwuk |
|
|---|
| Jelang Iduladha, Harga Daging Sapi di Banggai Rp140 Ribu sampai Rp180 Ribu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/uf89a89sajpggg.jpg)