Sabtu, 23 Mei 2026

Palu Hari Ini

Permainan Tradisional Palu Hadirkan Nostalgia Masa Kecil, Farha : Suasana Yang Paling Dirindukan

Ia mengaku sangat merindukan suasana-suasana bermain bersama seperti saat masih duduk dibangku sekolah dasar.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Supriyanto | Editor: Regina Goldie
TribunPalu.com/Supriyanto
Ratusan warga Kota Palu memadati Lapangan Vatulemo Jl Moh Yamin Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu untuk mengikuti berbagai permainan tradisional yang digelar oleh "Ayo Bermain Palu" pada Jumat (22/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Ratusan warga Kota Palu memadati Lapangan Vatulemo pada Jumat (22/5/2026) untuk mengikuti kegiatan “Ayo Bermain Palu”, yang menampilkan berbagai permainan tradisional seperti lompat karet, engklek, dan gobak sodor. 
  • Acara ini juga menarik pengunjung dari luar kota, seperti Farha dari Kabupaten Sigi, yang mengaku bernostalgia dengan permainan masa kecilnya. Kegiatan berlangsung meriah, melibatkan anak-anak, remaja, dan orang dewasa, dengan sorak tawa dan interaksi sosial yang hangat.

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Supriyanto Ucok

TRIBUNPALU.COM, PALU - Ratusan warga Kota Palu memadati Lapangan Vatulemo Jl Moh Yamin Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu untuk mengikuti berbagai permainan tradisional yang digelar oleh "Ayo Bermain Palu" pada Jumat (22/5/2026).

Nostalgia dengan permainan tradisional itu juga turut mengundang warga luar Kota Palu.

Seperti wanita asal Kabupaten Sigi Biromaru, Farha yang rela datang ke Lapangan Vatulemo untuk bermain bersama.

Ia mengaku sangat merindukan suasana-suasana bermain bersama seperti saat masih duduk dibangku sekolah dasar.

"Sebenarnya ini suasana yang paling dirindukan, apalagi diangkatan kami (generasi tahun 90an)," katanya dengan ekspresi riang gembira.

Saking antusiasnya, wanita berusia (29) tahun itu mengatakan sudah mengikuti beberapa permainan diruang terbuka itu.

Setelah mengikuti beberapa games, ia menyarakan agar dibuatkan panitia dalam tiap permainan.

Baca juga: Hadirkan Permainan Tradisional Bagi Warga Palu, Tim Ayo Bermain Palu: Simpan HP mu, Kamai Momore

"Dibuatakan panitia ditiap games biar para pemain tidak berhamburan," ujarnya.

Ia berharap kegiatan seperti ini perlu dilestarikan agar generasi muda peka terhadap sejarah serta melatih kekompakan dan kebersamaan.

Dan menghindarkan generasi muda agar tidak bergantung pada dunia digital yang membuat batasan-batasan antar individu.

"Untuk generasi muda agar mempertahankan budaya seperti ini karena pertama, melatih kebersamaan, terus jiwa peka terhadap lingkungan sekitar itu ada," ungkapnya.

Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan diikuti kalangan anak-anak, remaja hingga orang dewasa yang antusias bermain bersama di ruang terbuka kota itu.

Berbagai permainan tradisional dimainkan secara bergantian oleh peserta.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved